DI TENGAH desingan mesin dan pembangunan, ada detak kehidupan yang pelan-pelan terhimpit, hutan adat. Bagi banyak masyarakat adat di Indonesia,
MENJELANG perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, harga bahan pokok di pasar tradisional Samarinda menunjukkan stabilitas yang cukup menggembirakan. Meskipun volume
HARI Raya Idul Adha 1446 H yang jatuh pada 6 Juni 2025 kembali menjadi momen penuh haru dan solidaritas. Tak
DIBALIK semaraknya momen Idul Adha, harapan dan kebahagiaan terpancar dari setiap hewan kurban yang siap dibagikan. Di balik sukacita Idul
5 JUNI 2025, dunia memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Hari Lingkungan Hidup mengingatkan kita bahwa bumi adalah rumah bersama yang
MALAM yang seharusnya tenang di Samarinda berubah mencekam. Api yang tiba-tiba membakar salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota ini.
AWAL 2025, Samarinda diterjang hujan deras hingga 140 mm, merendam kawasan seperti Bengkuring dan Jalan DI Panjaitan. Meski banjir masih
KEKERASAN terhadap perempuan dan anak bukan sekadar deretan angka, melainkan luka kolektif yang terus menganga. Ketika tubuh-tubuh kecil masih dicekam
LANGIT terbuka, dan Yesus naik ke surga. Itulah yang diyakini umat Kristen terjadi 40 hari setelah kebangkitan-Nya. Hari ini, mereka
HUJAN deras tak hanya mengguyur atap rumah, tapi juga menggulung ketenangan warga Samarinda menjadi kepanikan. Genangan air yang terus naik