Kaltimes.com – Pada Sabtu (30/11) dini hari, seorang anak berusia 14 tahun di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, melakukan penusukan terhadap ayah, ibu, dan neneknya.
Akibatnya, sang ayah dan nenek meninggal dunia, sementara ibu pelaku harus mendapatkan perawatan intensif.
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, mengungkapkan bahwa pelaku, yang kini telah diamankan, mulai menunjukkan perkembangan positif.
“Kondisi ananda A sudah stabil. Dia sudah bisa diajak bicara, menjawab pertanyaan, bahkan sudah bisa tersenyum. Tadi juga sempat ngobrol dengan Ibu Menteri (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak),” ujar Kombes Ade di Polres Jakarta Selatan, Minggu (1/12), seperti dikutip dari Kumparan.
Kombes Ade juga menambahkan bahwa pelaku sangat menyesali perbuatannya.
“Yang bersangkutan sangat sedih dan menunjukkan rasa penyesalan yang mendalam,” lanjutnya.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, yang turut hadir dalam konferensi pers di Polres Jakarta Selatan.
Ia mengatakan bahwa kedatangannya untuk memastikan hak-hak anak yang berhadapan dengan hukum tetap terpenuhi dengan baik.
“Kita harus memastikan semua hak anak ini terlindungi dengan baik,” jelas Arifa.
Meski demikian, motif di balik tindak kekerasan ini masih belum bisa dipastikan. Arifa menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi orang tua dalam mendidik anak.
“Ini adalah momen untuk introspeksi bagi kita semua. Mendampingi anak itu tidak semudah yang dibayangkan,” kata Arifa. (net/ra)