Kaltimes.com – Sebanyak 19 Kepala Desa (Kades) dari Indonesia melakukan studi banding ke Tiongkok, diantaranya Kepala Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rusdi yang ikut dalam rombongan studi banding tersebut.
Belajar tentang pengelolaan desa dan pertanian, studi banding kades Indonesia ke Tiongkok ini merupakan program dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Dimana program studi banding ini telah bekerja sama dengan pemerintah Tiongkok.
Rencananya kegiatan tersebut berlangsung selama 10 hari terhitung sejak (14/10/2023) sampai (25/10/2023).
“Kemarin kami berangkat mewakili sekitar 700 ribu desa di Indonesia untuk belajar bagaimana Tiongkok dalam mengembangkan desa mereka menjadi mandiri dan sejahtera,” ujar Rusdi, Rabu (18/10/2023).
Rusdi menceritakan, di Tiongkok terdapat lahan yang diatur oleh pemerintah. Setiap kelompok usaha keluarga mendapatkan kesempatan untuk mengelola lahan tersebut yang fokus di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan.
Rusdi berharap studi banding yang diikutinya dapat memberi inspirasi dan motivasi bagi para Kades untuk menerapkan pembangun yang lebih baik di Indonesia.
“Semoga para Kades bisa meniru langkah-langkah yang diambil pemerintah di sini untuk diterapkan di Indonesia agar menambah pendapatan desa maupun daerah,” ujar Rusdi. (Hms/ADV)