DPRD Apresiasi Prestasi Duta GenRe, Dorong Program Pemberdayaan Pemuda

kaltimes.com
24 Jun 2024
Share
Anggota DPRD Kutai Timur, Leni Angriani.

Kaltimes.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Leni Angriani mengapresiasi prestasi Junita Maharani dan Hairil Kurniawan yang berhasil melaju ke Grand Final Duta Generasi Berencana (GenRe) 2024 tingkat Provinsi Kaltim dan Kaltara . Leni Angriani menyatakan bahwa hal yang dicapai pemuda dan pemudi Kutai Timur tersebut adalah hal yang membanggakan.

“Ini merupakan pencapaian yang membanggakan dan membuktikan potensi generasi muda Kutai Timur. Namun, kami mengingatkan bahwa keberhasilan ini harus diikuti dengan program konkret untuk pemberdayaan pemuda di daerah kita,” ujarnya kepada wartawan pada Senin, 24 Juni 2024.

DPRD Kutai Timur mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, khususnya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), untuk meningkatkan program edukasi kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pengembangan potensi remaja. Hal ini sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan para pemuda. DPRD Kutai Timur juga mengharapkan peran aktif dari para Duta GenRe ini dalam program-program kepemudaan di daerah.

“DPRD mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, khususnya DPPKB untuk meningkatkan program edukasi kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pengembangan potensi remaja. Kami juga mengharapkan Duta GenRe ini dapat aktif terlibat dalam program-program kepemudaan di Kutai Timur, menjadi role model, dan membantu menyuarakan aspirasi pemuda kepada Pemerintah Daerah,” tambah Leni.

Kehadiran Junaidi di tengah-tengah para peserta memberikan dorongan motivasi yang besar. Ia berharap agar perwakilan dari Kutim bisa tampil prima dan maksimal. “Dengan rasa syukur, kehadiran kami di sini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri perwakilan Kutai Timur dalam Grand Final Apresiasi Duta GenRe tingkat Provinsi Kaltimtara 2024,” ujar Junaidi penuh semangat.

Junaidi tidak datang sendiri, melainkan bersama Kabid Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kutai Timur, Anik Saida dan Penata Kependudukan Keluarga Berencana DPPKB Kutai Timur, BB Partomuan. Keduanya berharap agar duta dari Kutai Timur dapat melaju ke tingkat nasional. “Jika belum berhasil kali ini, masih ada waktu untuk belajar dan meningkatkan kemampuan lebih baik lagi. Keberhasilan yang tertunda adalah langkah awal untuk meraih sukses di masa depan,” tegas Junaidi.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita mewakili Pj Gubernur Kaltim, menegaskan bahwa para peserta yang berhasil mencapai grand final adalah teladan bagi generasi muda. Mereka diharapkan dapat menginspirasi rekan-rekan sebaya tentang pentingnya perencanaan keluarga dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

“Kalian adalah kebanggaan daerah ini. Jangan pernah merasa rendah diri. Tunjukkan bahwa kalian memiliki potensi yang setara dengan generasi muda dari provinsi lain,” ujar Sorayalita.

Sorayalita juga memberikan apresiasi atas upaya Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kaltim dan panitia yang telah berhasil menyelenggarakan acara ini. Baginya, acara ini bukan sekadar kompetisi, tetapi merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga demi pembangunan yang berkelanjutan.

“Duta GenRe diharapkan dapat menjadi pendorong semangat bagi peserta lainnya dan masyarakat untuk terus berkontribusi dalam menciptakan generasi yang bertanggung jawab dan cerdas dalam merencanakan masa depan,” katanya.

Senada dengan Sorayalita, Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Sunarto, menjelaskan bahwa tujuan utama dari grand final apresiasi Duta GenRe dan ajang kreativitas ini adalah untuk meningkatkan kualitas informasi, pendidikan, dan konseling mengenai kesehatan reproduksi, gizi, serta perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja.

“Kami berharap agar melalui kegiatan ini, partisipasi remaja sebagai sumber informasi dan pendidikan dapat meningkat, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di wilayahnya,” jelas Sunarto.

Pada tahun ini, acara grand final diikuti oleh 28 duta GenRe dari 14 kabupaten/kota, termasuk Samarinda, Bontang, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Berau, Kutai Barat, Kutim, Paser, Penajam Paser Utara, Mahakam Ulu, Tarakan, Nunukan, Bulungan, dan Tana Tidung. Serangkaian kegiatan ini mencakup pembukaan karantina, pembekalan, penjurian bakat, wawancara, presentasi poster, motion challenge, GenRe goes to public, hingga grand final. “Semoga kegiatan ini terus mendorong remaja untuk berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa,” harap Sunarto. (ADV-DPRD/Q)