Kaltimes.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin rapat bersama sejumlah kementerian untuk membahas dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Dilansir dari Kumparan, pertemuan berlangsung di Graha BNPB pada Selasa (12/11).
Dihadiri berbagai pejabat penting, termasuk Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Mendagri Tito Karnavian, Menko PMK Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Gunung Lewotobi Laki-laki, yang berlokasi di Kabupaten Flores Timur, mengalami erupsi pada Senin (4/11) dini hari.
Letusan ini mengakibatkan korban jiwa dan memaksa belasan ribu warga dari desa-desa sekitar untuk mengungsi.
Debu vulkanik bahkan dilaporkan menutupi atap bangunan dan pepohonan di Desa Boru, Wulanggitang.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah meningkatkan status gunung dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) sejak Minggu (3/11) tengah malam.
Peningkatan ini berdasarkan evaluasi aktivitas vulkanik yang berlangsung dari 23 Oktober hingga 3 November 2024.
Gunung Lewotobi sendiri merupakan gunung api tipe strato andesitik dengan dua puncak, yakni Lewotobi Laki-laki dan Lewotobi Perempuan, yang hanya berjarak kurang dari dua kilometer.
Dengan situasi terkini, pemerintah berupaya memastikan keselamatan warga dan meminimalkan dampak bencana melalui langkah-langkah mitigasi dan koordinasi yang lebih intensif. (net/ra)