Kaltimes.com – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), meletus pada dini hari Senin (4/11), mengakibatkan setidaknya 10 korban jiwa.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, saat konferensi pers di kantornya, memberi penjelasan terkait jumlah warga yang terdampak.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa letusan ini berdampak pada sekitar 2.734 keluarga atau sekitar 10.295 jiwa di wilayah tersebut.
“Jumlah ini adalah total warga terdampak, bukan pengungsi,” jelas Muhari.
Desa-desa terdampak meliputi enam desa di Kecamatan Wulanggitang—Pululera, Nawokote, Hokeng Jaya, Klatanlo, Boru, dan Boru Kedang—serta Desa Dulipali di Kecamatan Ile Bura.
Sebagian besar warga telah dievakuasi ke lokasi pengungsian di tiga desa yang disiapkan oleh pemerintah daerah setempat.
Mengingat skala bencana ini, BNPB menetapkan status tanggap darurat selama 58 hari, berlaku mulai 4 November hingga akhir tahun 2024. (net/ra)