Kaltimes.com – Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengumumkan perubahan nama kementerian menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menghadapi tantangan di era digital.
Sebagai wanita pertama yang menjabat, Meutya menggantikan Budi Arie Setiadi.
“Nama kementerian ini berubah untuk menjawab tantangan zaman. Kami berkomitmen untuk memberantas judi online yang merugikan masyarakat,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta.
Meutya juga menekankan perlunya menciptakan ruang internet yang aman bagi anak-anak.
“Kami ingin memastikan bahwa internet bisa menjadi tempat yang ramah dan aman bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Fokus lainnya adalah meningkatkan infrastruktur telekomunikasi, terutama di daerah tertinggal (3T).
Dengan semangat untuk meningkatkan konektivitas yang cepat dan merata, Meutya berencana untuk berkeliling ke berbagai daerah.
“Kami akan memeriksa koneksi di daerah 3T untuk memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat menikmati akses digital yang memadai,” tutup Meutya. (net/ra)