Vitamin D, Cahaya Kehidupan yang Perlambat Penuaan

kaltimes.com
26 Mei 2025
Share

SINAR matahari bukan hanya sumber cahaya dan kehangatan, tetapi juga sumber alami vitamin D yang sangat penting untuk tubuh. Sinar matahari cukup membantu kesehatan tulang, memperkuat imun, dan memperlambat penuaan. Banyak yang belum sadar vitamin D penting untuk menjaga tubuh tetap bugar dan awet muda.

Vitamin D merupakan salah satu nutrisi esensial yang berfungsi melindungi dan memperbaiki sel-sel tubuh. Dilansir dari CNN Indonesia, penelitian terbaru menunjukkan vitamin D bisa memperlambat penuaan biologis. Vitamin D bekerja dengan mengurangi pemendekan telomer, ujung kromosom yang menjaga stabilitas DNA.

Usia biologis yang mengacu pada kondisi kesehatan sel dan jaringan tubuh bisa berbeda dengan usia kronologis yang hanya menghitung tahun kelahiran. Dengan kata lain, vitamin D membantu menjaga agar sel tubuh tidak menua terlalu cepat, memperlambat kerusakan genetik yang biasanya terjadi seiring bertambahnya usia.(Studi: Vitamin D Memperlambat Penuaan, CNN Indonesia, 2025)

Suplemen menjadi sumber utama vitamin D, menyediakan hampir setengah dari kebutuhan harian bagi banyak orang. Produk susu juga penting, menyumbang sekitar seperempat dari asupan vitamin D.

Selain itu, produk lemak seperti mentega dan margarin memberikan kontribusi cukup besar, diikuti ikan sebagai sumber alami vitamin D. Daging dan telur menyumbang porsi lebih kecil, namun tetap berperan dalam memenuhi kebutuhan harian vitamin D, terutama bagi yang kurang terpapar sinar matahari.(Soininen, S., Eloranta, A.-M., Schwab, U., & Lakka, T. A. (2022). Sources of vitamin D and determinants of serum 25-hydroxyvitamin D in Finnish adolescents – PMC)

Vitamin D bukan hanya mendukung kesehatan tulang, tapi juga memperlambat penuaan biologis. Memastikan tubuh mendapatkan asupan vitamin D yang cukup, baik melalui sinar matahari, makanan, maupun suplemen, adalah langkah penting untuk menjaga kualitas hidup dan kesehatan seluler seiring bertambahnya usia.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin