UPK-APM Sangkulirang Dorong Pembangunan Ekonomi Lokal

kaltimes.com
13 Jun 2024
Share
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan. (Istimewa)

Kaltimes.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan mengapresiasi langkah Unit Pengelola Kegiatan Amanah Pemberdayaan Masyarakat (UPK-APM) Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Sangkulirang dalam menggelar Musyawarah Antar Desa (MAD) untuk optimalisasi penggunaan SPP tahun 2023. Menurut Novel Tyty Paembonan, inisiatif ini sangat penting untuk memaksimalkan potensi ekonomi lokal dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kutai Timur.

Novel berharap hal seperti ini terus dikembangkan dengan baik. Bahkan menurutnya hal tersebut dapat dicontoh dan dikembangkan. Sehingga usaha lokal dapat terus berkembang dan meningkatkan potensi usaha yang dimiliki.

“Langkah ini sangat positif dan menunjukkan komitmen yang kuat untuk memanfaatkan sumberdaya lokal secara optimal. Kami di DPRD sangat mendukung upaya ini dan siap membantu dalam setiap aspek yang dibutuhkan,” ujar Novel Tyty Paembonan.

Novel juga menekankan pentingnya memanfaatkan potensi lokal untuk membangun Kutai Timur Hebat. “Kami berharap kegiatan seperti yang diadakan di Jakarta kemarin dapat menarik investor. Kita harus siap dengan produk-produk unggulan yang ada di Kabupaten Kutai Timur ini. Kolaborasi antar camat dan kepala desa serta dukungan Infrastruktur Kehutanan Nasional (IKN) harus dimanfaatkan dengan baik,” paparnya.

Dia juga mendorong agar pinjaman yang diberikan fokus pada usaha produktif. “Kami mengajak untuk menggunakan pola perencanaan yang terstruktur, melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (pokir). Dengan cara ini, kita dapat mewujudkan visi Kutim Hebat pada tahun 2045,” ungkapnya.

Sebelumnya, Unit Pengelola Kegiatan Amanah Pemberdayaan Masyarakat (UPK-APM) Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Sangkulirang menggelar Musyawarah Antar Desa (MAD) untuk menutup buku pengelolaan SPP tahun 2023 dan menetapkan penggunaan bantuan sosial dari surplus SPP tersebut. Acara berlangsung di Gedung BPU Kecamatan Sangkulirang pada Rabu (12/6/2024) dengan dihadiri oleh Asisten III Administrasi Umum (Admum) Sudirman Latif, Camat Sangkulirang Rahmad, kepala desa, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk DPMDes Kutai Timur.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Setkab Kutai Timur, Sudirman Latif menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini serta memberikan arahan kepada UPK-APM untuk terus maju dengan perencanaan yang matang. “Kita perlu mengarahkan BKAD untuk melakukan pinjaman yang produktif untuk usaha produk lokal. Jika diperlukan, kita bisa mendatangkan ahli. Kita juga perlu melibatkan generasi muda kita yang sedang bersekolah di luar daerah,” pesan Sudirman.

Beliau menambahkan bahwa potensi buah pisang tidak hanya terbatas pada keripik, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi produk unggulan seperti dodol dan ikan teri, sehingga Sangkulirang dapat memiliki pusat oleh-oleh yang dikenal luas. “Kita harus luar biasa dalam memperluas wawasan. Dengan membagi tugas secara efisien, kita bisa meningkatkan kualitas produk dan memikirkan strategi pemasarannya,” tegasnya. (ADV-DPRD/Q)