Kaltimes.com – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo mengaku menghormati keputusan DPP PDIP memecatnya sebagai kader.
“Saya tidak dalam posisi membela atau memberikan penilaian,” kata Jokowi usai bertemu Relawan Bara JP di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/12), seperti dikutip dari Kumparan.
Jokowi tidak akan mengembalikan Kartu Tanda Anggota PDIP dan fokus pada “partai perorangan” sebagai langkah politiknya.
Pemecatan ini tercantum dalam surat keputusan nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024, ditandatangani Megawati Soekarnoputri pada 4 Desember 2024.
Bobby Nasution dan Gibran Rakabuming Raka juga dipecat melalui surat keputusan terpisah.
Jokowi menolak berkomentar tentang pemecatan putranya, Gibran.
“Ya, tanya saja ke Mas Gibran, kok tanya ke saya,” ujarnya.
Pemecatan tersebut tidak mengganggu langkah politik Jokowi.
Ia menekankan bahwa keputusan PDIP sudah final dan tidak perlu dibela.
“Biar nanti waktu yang mengujinya,” katanya.
Langkah politik Jokowi ke depan akan fokus pada “partai perorangan”, meskipun detailnya belum diungkapkan. (net/ra)