Kaltimes.com – Atmosfer kompetisi kembali menggeliat di kalangan mahasiswa Kalimantan Timur dengan dibukanya Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) VII UINSI Samarinda pada Rabu, 10 Desember 2025. Bertempat di Auditorium 22 Dzulhijjah, gelaran dua tahunan UKM Olahraga ini menghadirkan peserta dari berbagai kampus di Kaltim dengan semangat memperkuat sportivitas sekaligus menumbuhkan persatuan antarmahasiswa.
Pembukaan resmi dilakukan oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, didampingi Wakil Rektor Bidang KAK UINSI Samarinda, Muhammad Tahir. Selepas seremoni, kegiatan berlanjut dengan Seminar Kepemudaan dan Olahraga yang turut dibawakan langsung oleh Rasman.

Dalam sambutannya, Rasman menegaskan komitmen Dispora Kaltim dalam mendukung ruang-ruang kompetisi mahasiswa. Menurutnya, turnamen seperti POM berperan besar sebagai fondasi pembinaan atlet muda.
“POM bukan hanya kompetisi, tetapi proses pembentukan karakter dan talenta. Mahasiswa adalah aset daerah sehingga pembinaannya perlu diperkuat,” ujarnya.
Ia juga menilai perkembangan olahraga di Kaltim terus menunjukkan tren positif, terutama pada cabang yang banyak diminati generasi muda.
“Karena itu, POM VII diharapkan mampu menjadi arena penjaringan atlet potensial yang dapat berkiprah hingga kancah nasional maupun internasional,” tuturnya.
Ketua Panitia POM VII, Muhammad Yazid Ar-Rahman, menyampaikan bahwa ajang ini berlangsung selama 13 hari, mulai 10 hingga 23 Desember 2025.
Selain mempererat hubungan antarkampus, ia menekankan bahwa POM adalah sarana penting untuk menanamkan sportivitas dan melatih kemampuan nonteknis mahasiswa.
“POM juga ruang belajar bagi kader UKM Olahraga, termasuk meningkatkan soft skil seperti public speaking,” jelasnya.
Ketua Umum UKM Olahraga UINSI Samarinda, Prassetya Adi Yudha, menambahkan bahwa penyelenggaraan POM VII juga bertujuan membuka wawasan mahasiswa terkait pentingnya perkembangan industri olahraga nasional.
Ia berharap ajang ini dapat memantik kepedulian generasi muda Kaltim terhadap dunia keolahragaan.
“Harapannya, dari POM ini lahir atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kalimantan Timur,” katanya.
Prassetya turut mengingatkan mahasiswa agar mempersiapkan diri menyongsong era Indonesia Emas 2045 melalui penguatan kompetensi, termasuk di bidang olahraga. (*)