Kaltimes.com – Pengamat politik Hendri Satrio, atau Hensat, memprediksi sejumlah isu besar yang akan mencuri perhatian masyarakat pada kuartal pertama 2025, antara lain kenaikan PPN 12%, Kongres PDIP, reshuffle Kabinet Prabowo, serta tantangan ekonomi.
Dilaporkan melalui Kumparan, Hensat menilai kenaikan PPN yang direncanakan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara akan memicu protes dari masyarakat, terutama terkait barang dan jasa yang dikenakan pajak.
“Semoga kenaikan ini tidak berdampak pada harga sembako dan kebutuhan dasar lainnya,” ujar Hensat.
Selain itu, Hensat menyebutkan bahwa Kongres PDIP pada 10 Januari 2025 akan menjadi sorotan, terutama setelah penetapan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dalam kasus Harun Masiku.
“Kongres ini akan menghangat, terlebih dengan absennya Presiden Joko Widodo yang selama ini dikenal sebagai kader terbaik PDIP,” ungkapnya.
Ia juga mengharapkan pidato Megawati Soekarnoputri dapat memberikan arah jelas bagi PDIP.
Mengenai Kabinet Merah Putih Prabowo, Hensat memprediksi reshuffle akan menjadi isu besar setelah 100 hari masa kerja kabinet.
“Jika kinerja tidak sesuai harapan, reshuffle mungkin akan terjadi sebelum atau setelah Idul Fitri 2025,” ujar Hensat.
Pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 pada Februari 2025 juga menjadi perhatian utama, dengan harapan perubahan positif di daerah.
Hensat menutup prediksinya dengan pesan optimis, berharap Indonesia bisa lebih baik dan sejahtera di tahun 2025. (net/ra)