KidsRights Index 2025: Thailand Jadi Negara Paling Ramah Anak, Indonesia Peringkat Berapa?

kaltimes.com
20 Okt 2025
Share

SUARA tawa riang memenuhi taman kota, bocah-bocah berlarian bebas tanpa khawatir. Pemandangan ini menjadi cerminan bahwa sebuah negara telah berhasil menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang optimal generasi penerusnya.

Anak-anak merupakan masa depan dan aset berharga bagi sebuah bangsa. Tak heran jika berbagai negara berlomba-lomba berinvestasi di sektor pendidikan dan kesehatan bagi anak-anak. Membesarkan anak bukan merupakan perihal yang mudah. Berbagai aspek eksternal dapat memengaruhi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, lingkungan yang ramah anak sangat penting untuk memastikan tumbuh kembang yang baik.

Thailand Pimpin ASEAN, Indonesia di Peringkat 103 Dunia

KidsRights Foundation merilis KidsRights Index 2025 bersama dengan Erasmus School of Economics dan International Institute of Social Studies. Lembaga ini menilai kondisi negara berdasarkan lima kriteria. Kriteria tersebut meliputi Hak untuk Hidup, Hak untuk Kesehatan, Hak untuk Edukasi, Hak untuk Perlindungan, dan Lingkungan yang Mendukung Hak-Hak Anak. Masing-masing domain penilaian dinilai melalui analisis data yang dirilis oleh UNICEF, UNDP, dan Komite Hak-Hak Anak PBB.

Thailand menjadi negara yang paling ramah terhadap anak di ASEAN. Thailand mencatat skor sebesar 0,855 (dalam rentang indeks 0 – 1), sekaligus menempatkannya di peringkat kesepuluh dunia. Thailand unggul berkat upaya konsisten pemerintahnya dalam memastikan akses universal pada kesehatan dan pendidikan dasar.

Malaysia keluar di peringkat kedua dengan skor 0,798. Singapura menutup tiga besar dengan skor tipis di bawah Malaysia, yakni di angka 0,795. Kedua negara ini dikenal memiliki sistem kesehatan yang sangat maju dan perlindungan hukum yang relatif kuat bagi anak.

Indonesia sendiri berada di peringkat keenam negara paling ramah anak. Sedangkan untuk tingkat global, Indonesia menduduki peringkat ke-103 dengan skor 0,654.

Tantangan Indonesia Mengejar Thailand

Indonesia harus belajar dari Thailand yang berhasil masuk dalam 10 besar dunia. Indonesia perlu meningkatkan upayanya di beberapa aspek, terutama pada Hak untuk Perlindungan dan Lingkungan yang Mendukung Hak-Hak Anak. Kasus stunting dan perlindungan dari kekerasan anak menjadi pekerjaan rumah besar bagi Indonesia. Thailand, dengan skor jauh di atas Indonesia, menunjukkan bahwa fokus anggaran yang tepat untuk sektor kesehatan dan edukasi dapat memberikan hasil yang maksimal.

Skor Indonesia yang berada di tengah-tengah ASEAN (peringkat 6) menunjukkan adanya kemajuan, tetapi tantangan disparitas regional masih besar. Pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan ramah anak tidak hanya terpusat di kota besar. Pemerintah harus menjangkau setiap wilayah agar setiap anak mendapatkan hak yang sama. Anak-anak Indonesia berhak mendapatkan lingkungan terbaik. Pemerintah harus segera melakukan pembenahan substansial dalam mewujudkan hal tersebut. (*)


Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin