DI USIA yang masih muda, banyak Gen Z dan milenial justru mulai akrab dengan obat lambung, pantangan makanan, atau alat cek gula darah. Seolah-olah kesehatan bukan lagi soal tua atau muda, tapi gaya hidup dan tekanan zaman.
Laporan Gen Z, Millennials, Gen X on Health Trend 2025 vs 2023 oleh Jakpat menunjukkan bahwa perempuan Gen Z paling banyak mengalami gangguan pencernaan. Angka prevalensinya mencapai 64,8 persen. Sementara itu, laki-laki Gen Z lebih banyak terdampak diabetes, dengan persentase 60,3 persen.

Di kalangan milenial, diabetes menjadi penyakit yang cukup merata. 63,8 persen perempuan dan 57,5 persen laki-laki mengalaminya. Gangguan kolesterol dan jantung juga tidak kalah signifikan, terutama pada milenial perempuan.

Tingginya angka diabetes dan gangguan pencernaan ini tidak terjadi tanpa sebab. Pola makan yang serba instan, minimnya aktivitas fisik, stres, hingga faktor keturunan menjadi pemicu utama. Gaya hidup serba cepat dan kurang istirahat juga memperburuk kondisi, terutama di kalangan muda yang sering menomorsatukan kerja atau kuliah di atas kesehatan.
Masalah kesehatan tidak lagi menunggu usia tua. Data ini seharusnya jadi alarm bagi generasi muda untuk lebih sadar tubuh sendiri. Gaya hidup sehat, periksa rutin, dan mengurangi kebiasaan yang merusak bisa jadi investasi paling berharga, jauh sebelum usia pensiun datang.(*)
Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin