Inklusi dan Kolaborasi, SDN 009 Tenggarong Libatkan Orang Tua dalam Pengembangan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

kaltimes.com
25 Nov 2023
Share
Suasana kelas

Kaltimes.com – SDN 009 Tenggarong, sebagai sekolah inklusi, mengedepankan kolaborasi erat dengan orang tua dalam upaya mengembangkan potensi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Dengan jumlah 437 peserta didik yang tersebar di 17 kelas, setiap kelasnya dirancang untuk memfasilitasi maksimal dua ABK.

Kepala sekolah SDN 009 Tenggarong, Normaningsih, mengatakan bahwa sekolahnya tidak memiliki guru pendamping khusus untuk ABK. Namun, dengan semangat dan hati-hati, sekolahnya berusaha mengajarkan pelajaran kepada ABK agar bisa mengerti seperti anak lainnya.

“Sekolah kami ini ditunjuk sebagai sekolah inklusi, tapi kami tidak memiliki guru-guru pendamping khusus, tapi kami dengan penuh semangat dan penuh hati-hati mendidik anak kami yang dari tidak mengerti, menjadi bisa mengerti,” ujarnya pada Jumat (24/11/2023).

Normaningsih juga mengatakan bahwa sekolahnya selalu berkomunikasi dengan orang tua yang memiliki ABK. Ia memberikan pengertian dan motivasi kepada mereka agar tidak malu dengan keadaan anaknya, tetapi berkolaborasi dengan sekolah untuk mengembangkan anaknya.

“Ayok sama-sama kita demi anak kita menjadi anak yang seperti yang lainnya,” ajaknya.

Selain itu, sekolahnya juga memberantas perundungan (bully) di lingkungan sekolah. Ia mengimbau kepada peserta didiknya untuk tidak melakukan bullying terhadap ABK atau sesama teman.

“Saya sudah menekankan pada anak-anak, saya selalu mengimbau kepada anak-anak masalah bully ini. Jadi, anak-anak sudah paham mana yang dianggap bully, mana yang tidak,” tegasnya.
(Hms/Adv)