Kaltimes.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Son Hatta menyatakan dukungannya terhadap partisipasi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Kaltim ke-6. Namun, dia juga merespons pentingnya dampak positif event ini bagi pengembangan olahraga dan peningkatan kualitas pelayanan air minum di Kutai Timur.
“DPRD Kutai Timur sangat mendukung partisipasi Perumdam TTB Kutai Timur dalam Porda Perpamsi Kaltim ke-6. Ini merupakan kesempatan baik untuk menunjukkan prestasi dan potensi atlet-atlet kita di tingkat provinsi,” ujar anggota DPRD Kutai Timur. “Namun, kami ingin menekankan bahwa selain prestasi, yang tak kalah penting adalah bagaimana event ini bisa memberikan dampak positif bagi pengembangan olahraga dan peningkatan kualitas pelayanan air minum di Kutai Timur,” ucap Son Hatta juga anggota Komisi C (Bidang Pembangunan) DPRD Kutai Timur pada Rabu, 19 Juni 2024.
Porda Perpamsi Kaltim ke-6 diselenggarakan pada 22 hingga 27 Juni 2024 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Adapun kontingen Kutai Timur terdiri dari 50 orang, termasuk atlet, pelatih, dan tim ofisial. Mereka siap bersaing dalam tujuh cabang olahraga dengan target meraih posisi tiga besar.
Menanggapi persiapan ini, DPRD menekankan pentingnya program pembinaan atlet yang berkelanjutan. “Kami juga mendorong agar ada program pembinaan atlet yang berkelanjutan, tidak hanya menjelang kompetisi,” ucapnya.
DPRD Kutai Timur menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan olahraga dan peningkatan layanan Perumdam TTB Kutai Timur. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur maka diharapkan partisipasi Perumdam TTB Kutai Timur dalam Porda Perpamsi tidak hanya menghasilkan prestasi, tapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan olahraga dan peningkatan kualitas layanan air minum di Kutai Timur.
“DPRD siap mendukung dari sisi kebijakan dan anggaran untuk pengembangan olahraga dan peningkatan layanan Perumdam TTB Kutai Timur ke depannya,” ujar Son Hatta.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman dalam pelepasan kontingen, mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik daerah selama kompetisi berlangsung.
“Setiap atlet harus mempunyai sportivitas, yaitu menghormati lawan, terlepas dari hasil pertandingan. Kita harus ‘respect’ pada lawan,” ucapnya.
Selain itu, Bupati Ardiansyah mengingatkan seluruh anggota kontingen untuk menjaga nama baik instansi dan daerah yang mereka wakili. Dalam dunia olahraga di Kaltim, prestasi atlet Kutai Timur selalu diperhitungkan. Karena itu, dia menekankan pentingnya menghindari perilaku negatif yang dapat mencoreng nama baik atlet, instansi, maupun daerah. (ADV-DPRD/Q)