Cerita Menarik, Karakter Kuat: Resep Drakor yang Bisa Ditiru Drama Indonesia

kaltimes.com
13 Jun 2025
Share

HUJAN deras di luar, secangkir kopi hangat di tangan, dan layar laptop yang menampilkan kisah cinta rumit ala Negeri Ginseng. Bagi sebagian warga Indonesia, inilah definisi kenyamanan. Drama Korea (drakor), telah menjadi pelarian emosional sekaligus hiburan yang sulit dilewatkan.

Survei Jakpat pada 28–29 April 2025 terhadap 1.211 responden menunjukkan alasan utama warga RI menonton drakor. Sebanyak 82 persen mengaku tertarik karena jalan ceritanya yang menarik.(Korean Drama Trends in Indonesia – Jakpat Insight, Jakpat, 2025)

Selain alur cerita, karakter yang kuat juga menjadi daya tarik tersendiri bagi 62 persen responden. Popularitas pemeran turut memengaruhi minat, dengan 58 persen mengaku menonton karena menyukai aktornya. 

Faktor relevansi cerita dengan kehidupan sehari-hari (45 persen), unsur pembelajaran yang didapat (39 persen), kualitas sinematografi (38 persen), hingga tren viral (36 persen) juga disebut sebagai pemicu ketertarikan.

Temuan ini membuka peluang besar bagi industri perfilman dalam negeri. Jika tren dan preferensi ini dipahami dengan baik, drama Indonesia bisa mengikuti pola serupa. Kuncinya ada pada cerita yang kuat, karakter yang berlapis dan kualitas produksi yang mumpuni. Penonton Indonesia terbukti menghargai narasi yang emosional dan relevan, bukan sekadar bintang besar atau kemasan visual.

Pada akhirnya, kecintaan pada drakor bukan sekadar euforia budaya asing, melainkan cermin dari harapan penonton lokal akan kualitas tontonan. Jika produsen konten Indonesia mampu memahami keinginan penonton, peluang untuk bersaing terbuka lebar. Cerita-cerita lokal pun berpotensi kembali mendominasi layar kaca dan digital dengan daya tarik yang tak kalah memikat.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin