DI LAPANGAN hijau, mereka bertarung demi lambang negara. Tapi di jagat maya, para tim nasional sepak bola juga berkompetisi. Bukan soal skor, melainkan soal cinta dan perhatian dari jutaan penggemar. Instagram jadi saksi bahwa sepak bola bukan sekadar laga 90 menit, tapi ruang ekspresi dan identitas. Akun tim nasional kini jadi jembatan antara fans dan mimpi mereka.
Dilansir dari GoodStat, Portugal menempati posisi puncak dengan 20,5 juta pengikut di Instagram. Popularitas ini tak lepas dari sosok Cristiano Ronaldo, ikon sepak bola dunia yang telah menjadi magnet global selama lebih dari satu dekade. Hal lini membuat akun @portugal menjadi salah satu yang paling banyak diikuti di dunia olahraga.(Timnas Sepak Bola Terpopuler di Instagram 2025 – GoodStats Data, GoodStat, 2025)
Brasil menyusul dengan 18,1 juta pengikut. Negara dengan sejarah panjang di Piala Dunia ini tak pernah kehabisan talenta. Gaya bermain samba yang atraktif, dibalut dengan nama-nama besar seperti Neymar, Vinícius Jr., hingga legenda masa lalu seperti Ronaldinho, menjadikan @cbf_futebol sebagai simbol budaya yang tak lekang oleh zaman. Tak heran jika Brasil tetap menjadi daya tarik universal di dunia sepak bola.
Prancis menempati urutan ketiga dengan 16,2 juta pengikut. Juara Piala Dunia 2018 ini punya daya tarik global, apalagi dengan bintang seperti Kylian Mbappé yang menjadi wajah masa depan sepak bola dunia. Kombinasi keberhasilan kompetitif dan identitas multikultural membuat @equipedefrance disukai oleh fans dari berbagai latar belakang.
Argentina dengan akun @afaseleccion berada di posisi keempat dengan 14,6 juta pengikut, yang melonjak setelah kemenangan emosional mereka di Piala Dunia 2022. Sosok Lionel Messi menjadi roh dari simbol kesetiaan, perjuangan panjang dan kemenangan. Momen-momen kemenangan Argentina menjadi viral di jagat digital.
Inggris dengan 12,4 juta pengikut menunjukkan bagaimana Premier League turut mendongkrak eksistensi @england. Banyak pemain dari timnas Inggris merupakan bintang di klub-klub ternama. Hal ini membuat fanbase mereka terdistribusi secara global.
Di urutan keenam, kejutan datang dari Indonesia. Dengan 8,2 juta pengikut. @timnasindonesia mengungguli negara-negara kuat seperti Meksiko, Jerman, dan Spanyol. Fenomena ini menunjukkan betapa besarnya antusiasme publik Indonesia terhadap sepak bola nasional. Meski belum sekelas secara prestasi, semangat suporter Indonesia di media sosial sangat militan. Kolom komentar selalu ramai dengan dukungan, kritik, dan harapan.
Meksiko berada di bawah Indonesia dengan 7,5 juta pengikut. Sebagai kekuatan tradisional di CONCACAF, @miseleccionmx punya basis penggemar besar baik di Meksiko maupun komunitas diaspora mereka di Amerika Serikat. Budaya suporter mereka yang khas dan identitas nasional yang kuat membuat akun ini selalu hidup dengan konten-konten penuh warna.
Jerman dan Spanyol sama-sama memiliki 7,2 juta pengikut. Meski keduanya merupakan juara dunia dan punya sejarah panjang di turnamen internasional, akun @dfb_team dan @sefutbol menunjukkan bahwa dominasi prestasi belum tentu berbanding lurus dengan daya tarik digital. Kurangnya figur “ikon global” yang menonjol pasca-era Lahm atau Ramos mungkin turut memengaruhi performa mereka di platform ini.
Italia melengkapi daftar dengan 6,4 juta pengikut. Meskipun sempat berjaya di Euro 2020, ketidakhadiran Azzurri di dua Piala Dunia terakhir turut menurunkan eksposur digital mereka. Namun begitu, citra klasik dan sejarah panjang membuat @azzurri tetap memiliki basis penggemar yang setia.

Melihat deretan ini, jelas bahwa popularitas digital tim nasional bukan hanya soal prestasi semata, tapi juga soal persona pemain, interaksi dengan fans, hingga narasi yang mereka bangun. Indonesia belum pernah menang di level dunia, tapi dukungan dan semangat para pendukung tak pernah padam. Mereka tetap percaya, setiap laga adalah langkah menuju mimpi yang lebih besar.(*)
Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin