Bayang-Bayang COVID Kembali Menyelimuti Dunia: Thailand Catat 127 Ribu Kasus Baru

kaltimes.com
8 Jun 2025
Share

PANDEMI yang sempat mereda kini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Gelombang baru COVID-19 mulai menyapu berbagai negara. Fenomena ini mengingatkan perlunya peningkatan kewaspadaan.

Data dari World Health Organization (WHO) per 18 Mei 2025, Thailand mencatat lonjakan kasus yang signifikan, dengan total 127,8 ribu kasus baru. Brasil menyusul dengan 7,8 ribu kasus, diikuti oleh Britania Raya dengan 5 ribu kasus.

Yunani dan Prancis masing-masing melaporkan 2,3 ribu dan 896 kasus. Irlandia mencatat 643 kasus. Sementara Kolombia, Lituania, dan Norwegia melaporkan 574, 492, dan 486 kasus. Data ini menunjukkan bahwa lonjakan kasus tidak terbatas pada satu wilayah, melainkan menyebar di berbagai belahan dunia.

Lonjakan kasus di Thailand dipengaruhi oleh beberapa faktor. Kehadiran varian baru NB.1.8.1 yang lebih mudah menular telah mempercepat penyebaran virus. Selain itu, musim hujan yang datang lebih awal dan pembukaan kembali sekolah turut berkontribusi pada peningkatan kasus. 

Festival Songkran yang diadakan pada April 2025 juga menjadi momen berkumpulnya banyak orang, meningkatkan risiko penularan. Menurut laporan, antara 1 dan 2 Juni 2025, Thailand melaporkan lebih dari 28.000 kasus baru, dengan total kumulatif mencapai 323,3 ribu kasus dan 69 kematian sepanjang tahun ini.(Fakta-fakta Lonjakan COVID-19 di Thailand, Kematian Tinggi-Sekolah Online Lagi, Detik, 2025)

Situasi ini menjadi pengingat bahwa pandemi belum berakhir. Meskipun banyak negara telah melonggarkan pembatasan, penting untuk tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan. Langkah-langkah seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mendapatkan vaksinasi tetap menjadi kunci dalam mencegah penyebaran virus. Kewaspadaan kolektif dan tanggung jawab individu sangat diperlukan untuk menghadapi gelombang baru ini.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin