Siaran Al Jazeera di Seluruh Wilayah Palestina Akan Dihentikan Otoritas Palestina

kaltimes.com
2 Jan 2025
Share
Kantor berita Al Jazeera. (Foto: REUTERS/Eric Gaillard)

Kaltimes.com – Otoritas Palestina (PA) telah memerintahkan media Al Jazeera untuk menghentikan seluruh siarannya di Palestina sejak Rabu, 1 Januari 2025.

Keputusan ini diambil setelah PA menilai bahwa tayangan Al Jazeera dianggap menghasut.

“Komite kementerian yang terdiri dari Kementerian Budaya, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Komunikasi memutuskan untuk menghentikan semua tayangan dan membekukan sementara aktivitas Al Jazeera,” ujar kantor berita Wafa, dikutip dari AFP.

Keputusan tersebut juga mencakup penghentian sementara pekerjaan wartawan, karyawan, dan kru yang terafiliasi dengan Al Jazeera hingga status mereka ditinjau kembali.

PA menuduh Al Jazeera sering menyiarkan konten yang dianggap menghasut dan kadang menyebarkan misinformasi.

Selain itu, PA juga menilai bahwa media ini terlalu ikut campur dalam urusan internal Palestina.

Tensi antara Al Jazeera dan PA yang dipimpin oleh Fatah semakin meningkat, terutama terkait dengan bentrokan antara aparat keamanan Palestina dan kelompok perlawanan di Jenin.

Sebelumnya, Israel juga sempat menyerbu kantor Al Jazeera di Ramallah dan melarang penyiarannya di wilayah mereka. (net/ra)