Kaltimes.com – Lima jurnalis yang bekerja untuk stasiun TV Palestina, Quds Today, tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza.
Para jurnalis tersebut berada di dalam mobil van yang diparkir di luar rumah sakit al-Awda, di kamp pengungsi Nuseirat, ketika serangan terjadi.
Video yang diunggah oleh Quds Today memperlihatkan kendaraan yang terbakar dengan tanda “pers” di pintu belakang.
Dikutip dari BBC, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa serangan itu ditargetkan pada anggota Jihad Islam yang menyamar sebagai jurnalis.
Mereka menambahkan bahwa upaya telah dilakukan untuk menghindari jatuhnya korban di kalangan warga sipil.
Namun, klaim ini belum dapat diverifikasi karena media internasional belum diizinkan untuk bekerja di Gaza.
Militer Israel menyebutkan bahwa empat dari lima korban tewas merupakan anggota Palestinian Islamic Jihad (PIJ).
Namun, stasiun TV Quds Today menegaskan bahwa kelima jurnalis itu tewas saat menjalankan tugas media dan kemanusiaan.
Sejak awal perang, lebih dari 130 wartawan Palestina telah kehilangan nyawa mereka, menjadikan konflik ini sebagai yang paling mematikan bagi jurnalis. (net/ra)