Prabowo Siap Realisasikan Proyek Tanggul Laut Raksasa untuk Cegah Banjir Pantura

kaltimes.com
9 Okt 2024
Share
proyek tanggul laut Kampung Bahari Tambaklorok, Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan/foc).

Kaltimes.com – Prabowo Subianto, Presiden Terpilih RI, mengungkapkan rencananya untuk merealisasikan proyek ambisius pembangunan tanggul laut raksasa di sepanjang pantai utara Pulau Jawa, dari Jakarta hingga Gresik. Proyek ini bertujuan untuk mengatasi ancaman bencana banjir yang semakin meningkat, terutama di daerah-daerah yang rawan terendam akibat perubahan iklim dan penurunan muka air laut. Tanggul laut ini diyakini akan memperkuat ketahanan wilayah pesisir dan menjaga ketahanan pangan Indonesia.

Rencana ini sebenarnya bukan hal baru. Ide untuk membangun tanggul laut raksasa sudah ada sejak zaman Orde Baru, namun proyek tersebut belum juga terlaksana. Kini, Prabowo bertekad untuk mewujudkannya, dengan rencana pembangunan yang bisa memakan waktu 20 hingga 30 tahun. Dalam realisasinya, Prabowo menyatakan bahwa pembangunan tanggul ini akan melibatkan kerjasama dengan investor asing, agar proyek tersebut tidak membebani anggaran negara

Menurut Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, proyek ini memang memerlukan dana besar, namun sudah ada sejumlah pengembang besar yang tertarik untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut. Ia menjelaskan, proyek ini bertujuan untuk melindungi lahan sawah di Jawa yang sangat penting bagi ketahanan pangan. Tanpa perlindungan terhadap lahan tersebut, program ketahanan pangan yang direncanakan di wilayah Papua dan Kalimantan bisa sia-sia jika terjadi bencana banjir besar.

“Proyek tanggul laut ini akan melibatkan swasta yang akan mengelola sebagian besar dari tanggul, sementara pemerintah hanya akan mengawasi 20 persen sisanya,” ujar Hashim. Rencana ini juga telah didiskusikan dengan sejumlah konsultan asing, termasuk dari Belanda, dan menarik minat pengembang dari negara-negara seperti Tiongkok​

Namun, pelaksanaan proyek ini tentu tidak tanpa tantangan. Dari sisi lingkungan, ada kekhawatiran terkait dampak ekologis dari pembangunan tanggul tersebut. Pembangunan tanggul laut dalam skala besar tentu memerlukan kajian mendalam agar tidak merusak ekosistem pesisir dan menambah masalah sosial di sekitarnya. Meski demikian, Prabowo dan timnya berkomitmen untuk mengevaluasi proyek ini secara menyeluruh sebelum implementasi dimulai. (net/ra)