DI TENGAH tantangan ekonomi, harapan kesejahteraan selalu menyertai setiap keluarga. Menciptakan kemandirian ekonomi menjadi target perjuangan utama bangsa.
Pemerintah Kabupaten Berau mencatat kabar baik. Dilansir Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin pada Maret 2024 sebesar 5,08 persen. Angka ini menurun 0,46 persen poin terhadap Maret 2023. Jumlah penduduk miskin juga mengalami penurunan signifikan. Tercatat 12,35 ribu orang miskin pada Maret 2024. Faktanya, jumlah ini turun 0,91 ribu orang dari Maret 2023.
Pemkab Berau Tindak Lanjuti Arahan Mendagri
Penurunan angka kemiskinan ini menjadi modal penting bagi Berau. Namun demikian, dilansir RRI (26/8/2025), Mendagri, Muhammad Tito Karnavian, menekankan perlunya langkah lanjutan. Mendagri meminta pemda memastikan bantuan sosial (Bansos) tepat sasaran. Sebab, pemerintah menilai langkah ini krusial untuk mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem. Jelasnya, Bansos yang tidak tepat sasaran dapat menghambat upaya penurunan angka kemiskinan yang sudah dicapai Berau.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemkab Berau segera bertindak. Pemkab menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Mereka menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Senin, 22 September 2025.
Strategi Holistik Capai Nol Persen
Dari sumber yang sama, Bupati Sri Juniarsih Mas menegaskan kemiskinan ekstrem adalah masalah serius. Semua pihak harus menangani masalah ini bersama. Upaya ini harus melibatkan pemerintah daerah hingga pemangku kepentingan. Bupati menilai kerja sama ini menciptakan langkah konkret dan efektif.

Pemkab Berau harus bersinergi untuk menciptakan masyarakat sejahtera. Penanganan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh. Strategi ini mencakup pendekatan ekonomi, sosial, budaya, dan faktor geografis. Oleh karena itu, Sri Juniarsih menekankan pentingnya menyatukan persepsi. Pendampingan dari organisasi perangkat daerah (OPD) akan memberikan bantuan yang sangat diperlukan.
Tujuannya agar masyarakat miskin dapat mandiri secara ekonomi. Mereka harus mendapat penghasilan, bisa naik kelas, dan menyejahterakan keluarga. Bupati memberikan apresiasi atas kontribusi semua pihak dalam penurunan kemiskinan. Pemkab Berau menargetkan nol persen kemiskinan ekstrem dapat terwujud.
Penurunan angka kemiskinan ini adalah sebuah prestasi bagi Pemkab Berau. Sinergi antara Pemkab dan Forkopimda menjadi kunci keberhasilan. Kesejahteraan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ia adalah tugas bersama yang harus diwujudkan.(*)
Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin