DPRD Kukar Dorong Revitalisasi Pulau Kumala Jadi Ikon Wisata Modern di Tenggarong

kaltimes.com
18 Agu 2025
Share
DPRD Kukar Dorong Revitalisasi Pulau Kumala Jadi Ikon Wisata Modern di Tenggarong

Kaltimes.com – Pulau Kumala, yang berada di jantung Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, kembali menjadi sorotan publik. Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menegaskan bahwa ikon wisata daerah tersebut membutuhkan langkah revitalisasi menyeluruh agar mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional.

Menurut Ahmad Yani, daya tarik wisata bukan hanya soal panorama indah, melainkan juga kualitas serta kelengkapan fasilitas. Hal ini dianggap penting untuk menciptakan pengalaman yang berbeda bagi para wisatawan.

“Maksud kami, karena Pulau Kumala itu kan salah satu destinasi wisata andalan Kukar, sehingga fasilitas-fasilitas yang ada di dalamnya dilengkapi. Jadi bukan saja waterboom, tapi hotelnya harus diperbaiki, fasilitas-fasilitas lainnya harus diperbaiki, dan bahkan kalau perlu mengaktifkan kembali kereta gantung. Mengaktifkan lagi tower yang mutar itu dan seterusnya,” ujar Ahmad Yani.

Ia menambahkan, wahana yang dulu sempat ada, seperti permainan anak-anak dan hiburan keluarga, perlu dihidupkan kembali. Menurutnya, pengembangan pariwisata hanya akan berhasil jika menawarkan daya tarik yang unik dan tidak bisa ditemukan di tempat lain.

“Kalau itu bisa dilakukan, kami tentu DPRD Kukar sangat merespon baik. Karena namanya wisata itu kan lengkap dengan fasilitas. Orang berkunjung kan melihat fasilitasnya, kalau fasilitasnya dilengkapi, diadakan, dan tentu dikembangkan dan tidak ada di tempat lain, saya rasa itu yang paling menarik,” lanjutnya.

Ahmad Yani bahkan menegaskan agar revitalisasi Pulau Kumala tidak dilakukan setengah hati. Meski membutuhkan anggaran besar, ia menilai hal tersebut wajar untuk menciptakan fasilitas unggulan yang mampu menarik wisatawan lebih banyak.

“Sehingga nanti kita ciptakan fasilitas-fasilitas yang kira-kira memang di tempat lain tidak ada walaupun misalnya biayanya besar, biayanya mahal, tidak ada masalah supaya orang tertarik,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan wisata yang hanya meniru tempat lain tidak akan memberi dampak signifikan bagi perkembangan pariwisata Kukar. Oleh karena itu, ia mendorong agar Pulau Kumala dikembangkan dengan konsep yang lebih modern dan berbeda, sehingga bisa kembali menjadi magnet wisata utama di Kalimantan Timur.(adv)