Kaltimes.com – Anggota DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk lebih memperhatikan pembangunan infrastruktur jalan menuju kampung-kampung, terutama yang mengarah ke daerah wisata. Menurutnya, akses jalan yang baik sangat penting untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di Berau, yang saat ini menjadi salah satu sektor unggulan dalam perekonomian daerah.
“Jika ada anggaran lebih, sebaiknya fokuskan pada pembangunan jalan menuju kampung-kampung dan destinasi wisata. Itu jauh lebih penting daripada memperbaiki jalan-jalan di kota yang sudah bagus. Pembangunan infrastruktur harus merata dan berkeadilan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di daerah pedesaan,” ujar Sujarwo dalam keterangannya, Kamis (14/11/2024).
Sujarwo menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan menuju objek wisata tidak hanya penting untuk sektor pariwisata, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan dasar yang diperlukan untuk mempermudah mobilitas masyarakat dan memperlancar perputaran ekonomi di daerah. Ia menekankan, jalan yang baik akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, termasuk para pelaku usaha lokal yang bergantung pada arus kunjungan wisatawan.
“Tanpa membicarakan soal pariwisata sekalipun, jalan yang baik adalah infrastruktur dasar yang mempermudah mobilitas warga dan meningkatkan akses ekonomi. Jadi, memang sudah seharusnya jalan ke kampung-kampung dan daerah wisata dibangun dan diperbaiki,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Benny Sepriady Panjaitan, menyampaikan bahwa tahun ini Pemkab Berau telah menganggarkan pembangunan sejumlah ruas jalan menuju destinasi wisata di Kabupaten Berau. Beberapa di antaranya adalah jalan menuju kawasan Kampung Teluk Sumbang dan kawasan Air Terjun di Kecamatan Biduk-Biduk.
“Di APBD Murni 2024, kita sudah menganggarkan untuk pembangunan beberapa ruas jalan menuju spot wisata. Tujuan kami adalah agar semua ruas jalan menuju daerah wisata ini mulus dan dapat diakses dengan mudah oleh wisatawan,” ujar Benny.
Benny menambahkan, pengembangan dan peningkatan infrastruktur jalan ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan wisatawan. Infrastruktur yang baik, menurutnya, akan mempermudah akses wisatawan untuk berkunjung ke Berau, yang pada gilirannya dapat meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian lokal.
“Harapannya, dengan jalan yang mulus, banyak wisatawan yang datang ke Berau. Ini akan berkontribusi pada roda perekonomian daerah, di mana masyarakat lokal juga bisa merasakan manfaatnya,” jelas Benny.
Pada APBD 2024, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar lebih dari Rp 17 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan destinasi wisata. Benny berharap, anggaran ini dapat terus mengalir di tahun-tahun mendatang, seiring dengan upaya pemerintah untuk memajukan pariwisata Berau, baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Semoga akses jalan kita menuju daerah wisata semakin baik setiap tahunnya, dan Berau dapat terus menjadi tujuan wisata yang menarik bagi para wisatawan,” tandasnya.
Dengan dukungan pembangunan infrastruktur jalan yang lebih baik, diharapkan sektor pariwisata Berau dapat terus berkembang, mendongkrak perekonomian daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal yang terlibat langsung dalam sektor ini. (adv/tim)