Skor Rendah Mitigasi Iklim: Indonesia Belum Siap Hadapi Pemanasan Global

kaltimes.com
11 Jun 2025
Share

KETIKA perubahan iklim kian terasa dampaknya. Dari cuaca ekstrem, krisis pangan, hingga ancaman kesehatan. Kemampuan negara dalam merespons krisis iklim menjadi pertaruhan nyata atas masa depan. Di tengah tantangan global ini, tak semua negara di kawasan ASEAN menunjukkan kesiapan yang setara.

Pada tahun 2024, Yale Center for Environmental Law & Policy merilis Environmental Performance Index (EPI) yang menilai kinerja lingkungan global. Penilaian ini termasuk mitigasi perubahan iklim. EPI mengukur 11 isu lingkungan dengan skor 0 hingga 100, di mana 0 menunjukkan kondisi terburuk dan 100 sebagai kondisi terbaik.(Downloads | Environmental Performance Index, Environmental Performance Index, 2024)

Untuk aspek mitigasi iklim, penilaian mencakup empat komponen utama: tren gas rumah kaca terhadap target yang ditetapkan (40 persen), tingkat pertumbuhan emisi (52 persen), proyeksi emisi hingga 2050 (5 persen), serta laju pertukaran karbon akibat alih fungsi lahan dan hutan (3 persen). Persentase ini mencerminkan bobot masing-masing komponen dalam membentuk skor akhir mitigasi iklim suatu negara.

Hasilnya, Timor Leste mencatat kejutan positif dengan skor 65,2, menjadikannya negara terbaik se-ASEAN sekaligus se-Asia Pasifik dalam mitigasi iklim. Thailand menyusul di peringkat kedua dengan skor 46, lalu Singapura (41,2), Malaysia (39,9), dan Myanmar (35,6). 

Indonesia sendiri berada di posisi ketujuh dari sebelas negara ASEAN, hanya meraih skor 32,1. Nilai ini tepat di bawah Filipina (32,2) dan jauh tertinggal dari negara-negara terdepan. Bahkan negara kecil seperti Brunei (29,2) dan Vietnam (17,9) menunjukkan skor yang serupa. Sementara Laos menjadi yang terburuk dengan hanya 9,6 poin.

Posisi Indonesia yang masih di bawah rata-rata regional cukup mengkhawatirkan. Padahal, Indonesia punya peran strategis sebagai negara kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim.

Kondisi ini menjadi alarm penting bahwa komitmen dan langkah nyata Indonesia dalam mitigasi iklim masih perlu ditingkatkan. Tanpa upaya serius dan konsisten, bukan hanya posisi di atas kertas yang memburuk, tapi juga masa depan lingkungan dan keselamatan jutaan warganya yang dipertaruhkan.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin