Presiden Palestina, Mahmoud Abbas Tunjuk Pengganti Sementara Antisipasi Jika Dirinya Meninggal Dunia

kaltimes.com
30 Nov 2024
Share
Presiden Palestina Mahmoud Abbas. (Foto: AFP Photo/Abbas Momani)

Kaltimes.com – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, telah menunjuk pengganti sementara untuk menghindari kekosongan kekuasaan jika ia meninggal dunia atau mengundurkan diri.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu malam (28/11), Abbas menetapkan bahwa Ketua Dewan Nasional Palestina, Rawhi Fattouh, akan menjabat sebagai presiden sementara untuk maksimal 90 hari, dengan pemilihan presiden yang baru harus dilakukan dalam periode tersebut.

“Selama periode tersebut, pemilihan presiden harus segera dilaksanakan,” ujar Abbas.

Rawhi Fattouh, politisi berusia 75 tahun, sebelumnya juga pernah menjadi pemimpin sementara setelah wafatnya Yasser Arafat pada 2004.

Abbas, yang kini berusia 89 tahun, telah memimpin Palestina sejak 2005.

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi kesehatan Abbas yang sering terganggu telah memicu spekulasi tentang siapa yang akan menggantikannya.

Meskipun Fattouh ditunjuk sebagai pengganti sementara, ia tidak dilantik sebagai wakil resmi Abbas.

Sementara itu, Menteri Pertanian Israel, Avi Dichter, menyatakan bahwa jika seorang pemimpin Hamas mencoba menduduki jabatan presiden, tentara Israel akan mengambil alih Tepi Barat.

“Kami tidak akan membiarkan kelompok militan mengambil kendali,” ujar Dichter.

Sejak menjabat pada 2005, Abbas tidak pernah mengadakan pemilu presiden lagi.

Popularitasnya pun menurun, dengan survei pada September lalu menunjukkan bahwa 89 persen warga Palestina di Tepi Barat menginginkan Abbas mundur dari jabatannya. (net/ra)