Pendidikan Teknologi Sejak Dini, Coding dan AI Akan Masuk Kurikulum SD 2025/2026

kaltimes.com
2 Des 2024
Share
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti. (Foto: Salman Toyibi/Jawa Pos)

Kaltimes.com – Pelajaran coding dan kecerdasan buatan (AI) dipastikan akan masuk dalam kurikulum Sekolah Dasar (SD) pada tahun ajaran 2025/2026.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Dasar menggelar diskusi untuk mengembangkan pembelajaran coding dan AI di sekolah dasar.

Diskusi kelompok terpumpun (FGD) yang berlangsung pada 29 November hingga 1 Desember 2024 ini mengundang kepala sekolah, guru, serta komunitas pengajaran coding dan AI.

Tujuannya adalah untuk menyusun pembelajaran yang efektif bagi kedua mata pelajaran tersebut, yang akan menjadi bagian dari kurikulum SD di tahun ajaran 2025/2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa pembelajaran ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan abad 21.

Khususnya keterampilan dalam teknologi digital yang berkembang pesat.

“Seperti yang kita ketahui, banyak negara maju sudah memulai pengajaran teknologi tinggi seperti coding dan AI sejak dini. Kami juga berencana untuk memperkenalkan pembelajaran ini mulai dari sekolah dasar,” kata Abdul Mu’ti, dikutip dari Kumparan.

Selain itu, Wamendikdasmen, Atip Latipulhayat, menambahkan bahwa pemahaman tentang coding dan AI akan membuka peluang besar bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi.

“Coding dan AI bukanlah hal yang menakutkan, justru mereka akan membuka peluang besar bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi,” ujarnya.

Pengenalan coding dan AI ini diharapkan dapat membantu anak-anak Indonesia menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, serta memberikan mereka keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja digital. (net/ra)