Kaltimes.com – Sebuah insiden terbaru melibatkan tank Merkava milik Israel yang menembaki menara pengamatan UNIFIL di selatan Lebanon pada 16 Oktober 2024.
Tembakan tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada menara dan menghancurkan kamera pengawasan yang ada di area tersebut
UNIFIL, yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian di kawasan itu, mengkonfirmasi bahwa serangan ini terjadi di dekat Kfar Kela.
Insiden ini merupakan bagian dari ketegangan yang terus meningkat antara Israel dan kelompok Hezbollah, yang semakin memprihatinkan mengenai keselamatan personel penjaga perdamaian di wilayah tersebut.
UNIFIL memberikan keterangan tersebut melalui akun sosial media X milik mereka.
“UNIFIL menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati keselamatan dan keamanan personel serta fasilitas PBB,” ungkap pernyataan resmi mereka.
Mereka juga mengingatkan bahwa serangan terhadap fasilitas PBB adalah pelanggaran terhadap kewajiban internasional yang harus dihormati
Situasi ini menunjukkan perlunya tindakan segera untuk meredakan ketegangan dan memastikan keamanan di wilayah yang rawan konflik ini. (net/ra)