Kaltimes.com – Duka mendalam menyelimuti dunia pendidikan dan politik di Kutai Kartanegara atas kepergian Zulkifli bin Nazaruddin, S.Sos., M.Si., yang dikenal luas sebagai Dekan FISIP Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta). Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, 21 Juni 2025, di usia 41 tahun.
Prosesi pelepasan jenazah yang digelar pada Minggu, 22 Juni 2025, berlangsung penuh haru di rumah duka yang beralamat di Gang Asapati, Jalan Gunung Belah, Tenggarong. Hadir secara langsung Ketua DPRD Kukar, Ir. H. Ahmad Yani, S.T., yang memimpin prosesi pelepasan tersebut. Turut mendampingi Wakil Ketua II DPRD Kukar, Junadi, A.Md., dan sejumlah anggota DPRD lainnya.
“Saya, atas nama Pimpinan DPRD, seluruh anggota DPRD, dan secara pribadi menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum. Kita kehilangan sosok teladan, intelektual, dan pejuang pendidikan di Kukar,” ucap Ahmad Yani saat memberi penghormatan terakhir.
Kehadiran para pejabat legislatif ini menunjukkan betapa besar pengaruh Zulkifli dalam ranah akademik dan pemerintahan lokal. Selain sebagai Dekan FISIP Unikarta, almarhum juga diketahui menjabat sebagai Staf Ahli Fraksi Gerindra untuk Pimpinan DPRD Kukar. Peran ganda ini menjadikan almarhum sebagai figur strategis dalam pengembangan pendidikan sekaligus kebijakan daerah.
Zulkifli bin Nazaruddin lahir di Genting Tanah pada 25 Oktober 1983. Ia merupakan lulusan Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP Unikarta tahun 2007 dan melanjutkan studi magister di Universitas Mulawarman hingga lulus pada tahun 2014. Kariernya sebagai dosen dimulai pada 2010, dan sejak saat itu, ia dikenal sebagai akademisi berdedikasi tinggi, pengayom mahasiswa, serta pribadi yang humoris dan bersahaja.
Prosesi pelepasan jenazah dihadiri pula oleh Rektor Unikarta Prof. Dr. Ir. Ince Raden, M.P., jajaran dosen, mahasiswa, pimpinan partai politik, serta masyarakat umum. Mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir bagi sosok yang begitu berarti bagi dunia pendidikan Kukar. (adv)