Kaltimes.com – Ketua DPRD Berau periode 2024-2029, Dedy Okto Nooryanto, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau untuk segera menuntaskan pembangunan proyek air bersih di seluruh kampung.
Menurutnya politisi partai NasDem itu, air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus menjadi prioritas pemerintah daerah.
Dedy menegaskan bahwa sarana dan prasarana pendukung air bersih harus dipastikan tersedia untuk masyarakat, khususnya di wilayah yang kesulitan mendapatkan akses tersebut.
“Pasokan air bersih mesti tersedia untuk semua lapisan masyarakat, terutama di daerah yang sulit mendapatkan akses air bersih. Ini penting, jangan sampai terdengar masyarakat mengeluhkan belum mendapatkan fasilitas air bersih,” jelasnya.
Selain membangun infrastruktur, Dedy menyoroti pentingnya menjaga kualitas sumber air. Ia meminta langkah konkret untuk memastikan sumber air baku tidak tercemar limbah atau terancam kekeringan akibat aktivitas yang merusak lingkungan.
“Setelah fasilitas dibangun, harus dijaga dengan baik. Tapi perlu juga menjaga mata air dari pencemaran dan kerusakan, baik akibat limbah maupun kekeringan,” tuturnya.
Dedy juga menyerukan agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau terlibat aktif dalam menjaga kelangsungan sumber air baku. Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan, seperti penanaman pohon dan pengelolaan sampah, untuk menghindari pencemaran air.
“Tanam pohon adalah salah satu solusi. Bukan hanya untuk mengatasi pencemaran udara, tapi juga untuk menjaga kualitas air. Sampah-sampah atau limbah harus dipastikan selalu dibersihkan,” katanya.
Lebih jauh, ia meminta pemerintah daerah untuk secara rutin memantau pasokan air bersih di setiap kampung. Hal ini, menurutnya, penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan tidak berdampak pada kesehatan.
Dedy berharap masalah air bersih tidak lagi menjadi keluhan masyarakat ke depannya. “Air berhubungan dengan kesehatan masyarakat, jadi pasokannya harus terus diperhatikan. Setelah fasilitas dibangun, pemeliharaannya dan keberlanjutannya harus terus dikontrol,” tandasnya.
Ia pun menutup dengan mengingatkan pentingnya sinergi antarinstansi untuk menyelesaikan persoalan air bersih ini.
“Ini tugas bersama, semua pihak harus berkontribusi,” pungkas Dedy. (Adv/tim)