KBRI Damaskus Pastikan WNI di Suriah Aman di Tengah Konflik yang Memanas

kaltimes.com
9 Des 2024
Share
Warga berkumpul dan mengibarkan bendera Suirah paska jatuhnya rezim Presiden Assad, di Umayyad Square, Damaskus, Suriah. (Foto: Ali Haj Suleiman/Getty Images)

Kaltimes.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus mengonfirmasi bahwa seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah, sebanyak 1.162 orang, dalam keadaan aman meskipun perang saudara semakin meluas hingga ibu kota, Damaskus.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh KBRI melalui akun Instagram resminya pada Minggu, 9 Desember 2024.

KBRI juga mengimbau WNI untuk tetap tenang dan tidak keluar rumah sementara waktu, serta menjaga komunikasi dengan perwakilan Indonesia di Suriah.

Seiring dengan peningkatan eskalasi pertempuran, KBRI Damaskus telah menetapkan status siaga 1, yang sebelumnya hanya berlaku di wilayah-wilayah tertentu seperti Aleppo dan Hama, untuk seluruh Suriah.

Dalam menghadapi situasi yang terus berkembang, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama KBRI Damaskus menyelenggarakan pertemuan virtual dengan masyarakat Indonesia di Suriah pada 7 Desember 2024, guna memberikan informasi terkini dan membahas rencana evakuasi.

Kelompok pemberontak yang melawan rezim Bashar al-Assad mulai memasuki Damaskus pada 7 Desember, dan pada 8 Desember, pasukan Assad kehilangan kontrol atas kota tersebut.

Pertempuran sengit yang terjadi di Damaskus kini menandai fase baru dalam konflik yang telah berlangsung sejak 2011.

KBRI Damaskus terus memantau situasi ini dengan hati-hati mengingat ketidakpastian yang terus berkembang.

Untuk bantuan mendesak, WNI di Suriah disarankan menghubungi hotline KBRI Damaskus di +963-954-444-810 atau +963-983-493-246. (net/ra)