Kaltimes.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Prabowo Subianto, yang diperkirakan akan menjabat Menteri Pertahanan di pemerintahan mendatang, siap untuk menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) yang mengatur pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Nusantara. Jokowi menyatakan bahwa penandatanganan Keppres ini sangat bergantung pada kesiapan seluruh infrastruktur pendukung yang harus disiapkan terlebih dahulu.
Dalam pernyataannya, Jokowi menekankan bahwa pemindahan ibu kota bukan hanya soal relokasi fisik, tetapi juga mencakup persiapan ekosistem yang mendukung kehidupan di IKN. “Saya sampaikan, memindahkan ibu kota itu tidak hanya urusan fisiknya saja, tapi membangun ekosistemnya itu yang perlu dan ekosistem itu harus jadi,” ujarnya.
Presiden juga menambahkan bahwa seluruh infrastruktur penting seperti rumah sakit, fasilitas pendidikan, pusat perbelanjaan, serta sistem logistik harus siap terlebih dahulu. Infrastruktur pendukung tersebut, menurut Jokowi, harus bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan tinggal dan beraktivitas di IKN. Ia menekankan pentingnya kesiapan fasilitas seperti sekolah, rumah sakit, dan tempat makan yang semuanya harus berfungsi dengan baik sebelum pemindahan dapat dilaksanakan.
Jokowi juga menuturkan bahwa Prabowo, sebagai menteri yang akan memimpin urusan pertahanan, diharapkan akan menandatangani Keppres tersebut setelah semua persiapan yang diperlukan, mulai dari aspek sosial hingga logistik, selesai. Penandatanganan Keppres, menurutnya, adalah langkah penting agar proses pemindahan berjalan dengan lancar dan sesuai rencana
Kepala Negara menambahkan bahwa perhatian terhadap persiapan ini akan memberikan dampak besar terhadap keberhasilan pemindahan IKN dan pembentukan kota baru yang tidak hanya berkembang dari sisi fisik, tetapi juga dari sisi sosial dan ekonomi. Jokowi berharap pemindahan ibu kota ini bisa dilaksanakan dengan baik melalui kolaborasi dan sinergi antara pemerintahan yang sedang berjalan dan yang akan datang. (net/ra)