Gus Miftah Minta Maaf ke Penjual Es Setelah Kontroversi yang Viral

kaltimes.com
5 Des 2024
Share
Gus Miftah meminta maaf. (Foto: Desi/DetikHOT)

Kaltimes.com – Gus Miftah, Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, mendatangi rumah Sunhaji (37), seorang penjual es di Dusun Gesari, Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, pada Rabu pagi, 4 Desember 2024, untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung atas komentar kontroversial yang ia lontarkan.

Kejadian tersebut memicu kemarahan publik setelah video yang beredar di media sosial menunjukkan Gus Miftah menyebut Sunhaji dengan kata-kata “gob*ok” (sebutan kasar).

Gus Miftah menjelaskan bahwa ucapannya tersebut dimaksudkan sebagai candaan, namun ia mengakui dampak negatif yang ditimbulkan.

“Meskipun niatnya bergurau, saya minta maaf,” ujar Gus Miftah.

Sunhaji, yang awalnya merasa tersinggung, menerima permintaan maaf tersebut.

“Saya sudah maafkan semuanya. Saya tidak menyangka Gus datang ke rumah,” kata Sunhaji.

Selain itu, Gus Miftah juga menawarkan untuk menggelar pengajian di rumah Sunhaji sebagai bentuk niat baik.

Insiden ini mendapat perhatian luas setelah video dakwah Gus Miftah di Magelang viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Gus Miftah menanyakan tentang penjualan es yang dilakukan oleh Sunhaji, lalu mengeluarkan kata-kata kasar.

Dalam video itu, Gus Miftah terlihat berkata, “Es tehmu sih akeh (masih banyak)? Ya, sana jual gob*ok. Jual dulu, nanti kalau belum laku, ya sudah, takdir.” (net/ra)