Kaltimes.com – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Herminsyah, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap jajanan anak sekolah sebagai langkah preventif mencegah kasus gangguan kesehatan di lingkungan pendidikan. Ia menyebut, pengawasan pangan sekolah harus menjadi prioritas karena menyangkut masa depan dan keselamatan generasi muda.
Menurut Herminsyah, meskipun belum ada laporan kasus serius terkait jajanan sekolah di Samarinda, potensi risiko tetap ada jika pengawasan dilakukan secara sporadis. Ia mengingatkan agar Dinas Kesehatan (Dinkes) memperkuat koordinasi dengan BPOM dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam memastikan keamanan dan kehalalan pangan anak. “Fokus kita adalah bagaimana mengawasi dan memonitor jajanan anak-anak di sekolah, baik dari sisi keamanan pangan maupun kehalalannya,” ujarnya.
Dalam rapat bersama lintas instansi, Herminsyah menyoroti belum tersedianya data lengkap dari Dinkes terkait kondisi pangan di sekolah-sekolah. Ia meminta agar data tersebut segera disusun secara komprehensif sebagai dasar perumusan kebijakan dan tindak lanjut pengawasan di lapangan.
DPRD juga mendorong pemerintah kota untuk melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah sekolah. Sidak ini mencakup pemeriksaan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, serta kebersihan lingkungan tempat berjualan agar seluruh jajanan yang beredar aman dikonsumsi oleh siswa.
Selain pengawasan, edukasi bagi pedagang dan pelajar turut menjadi sorotan. Herminsyah menilai bahwa pembinaan rutin tentang pangan sehat dan higienitas sangat penting agar kesadaran kolektif terhadap kesehatan meningkat, baik di kalangan penjual maupun pembeli.
Ia menambahkan bahwa pemerintah juga perlu membuat mekanisme sertifikasi khusus bagi pedagang jajanan sekolah agar kualitas produk dapat terukur dan terjamin. Program ini diharapkan menjadi bentuk nyata perlindungan bagi anak-anak di lingkungan sekolah.
Dengan kerja sama antara DPRD, Dinkes, BPOM, MUI, serta pihak sekolah, pengawasan pangan di Samarinda diyakini akan semakin kuat. “Tujuan akhirnya adalah memastikan anak-anak kita bisa menikmati jajanan yang sehat, aman, dan bergizi setiap hari,” tutup Herminsyah. adv