DPRD Kukar Minta Jembatan Kukar Ditutup Total Saat Diperbaiki, Alternatif Warga Harus Disiapkan

kaltimes.com
25 Jun 2025
Share
Anggota DPRD Kukar , Ria Handayani

Kaltimes.com – Kekhawatiran atas kondisi Jembatan Kutai Kartanegara mendorong DPRD Kukar melalui Anggota Dapil I, Ria Handayani, untuk mengusulkan langkah tegas berupa penutupan total saat perbaikan jembatan dilakukan. Ria menyampaikan bahwa struktur jembatan sudah mengalami kerenggangan serius yang tidak boleh diabaikan.

“Dari bahasa orang teknis, jembatan itu harus segera dirawat. Sudah ada kerenggangan dan itu tidak bisa dibiarkan. Kalau tidak segera ditindaklanjuti, risikonya besar,” ujarnya.

Menurut Ria, perbaikan hanya dapat dilakukan secara menyeluruh, bukan sebagian. Sebab jika tidak, potensi kerusakan yang lebih parah dapat terjadi. Ia bahkan mengingatkan masyarakat dan pemerintah untuk mengambil pelajaran dari runtuhnya Jembatan Mahakam di masa lalu.

“Kita harus belajar dari kejadian sebelumnya, seperti jembatan Mahakam yang pernah ambruk. Kita tidak ingin itu terulang,” tegasnya.

Ria mengungkapkan bahwa dirinya telah berbicara langsung dengan Asisten II Setkab Kukar dan Dinas PU. Ia memastikan, upaya perbaikan kini telah masuk dalam prioritas pemerintah daerah dan kemungkinan besar akan dimulai dalam waktu dekat.

“Saya sudah bicara dengan Asisten II dan Dinas PU. Memang sudah ada pembicaraan soal ini. Harapannya tahun ini juga mulai dikerjakan,” katanya.

Namun, Ria juga menegaskan bahwa rencana ini harus dibarengi dengan kesiapan jalur alternatif agar masyarakat tidak kesulitan saat jembatan ditutup. Terlebih jembatan ini menjadi akses vital bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga Kukar.

“Sambil menunggu proses perbaikan, harus disiapkan jalur penyeberangan alternatif agar masyarakat tidak terisolasi,” ungkapnya.

Usulan Ria ini mendapat perhatian luas karena menyangkut keamanan infrastruktur publik yang sangat strategis. DPRD Kukar berharap pemerintah bergerak cepat agar perbaikan tidak menimbulkan dampak negatif yang berkepanjangan bagi masyarakat. (adv)