DPRD Dukung Inovasi Layanan Cap Jempol Demi Kemajuan Pendidikan Non-Formal

kaltimes.com
21 Mei 2024
Share
Ketua Komisi D (Bidang Kesejahteraan Rakyat) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Yan Ipuy.

Kaltimes.com – Ketua Komisi D (Bidang Kesejahteraan Rakyat) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Yan Ipuy menyambut positif dan memberikan dukungan penuh terhadap program inovasi layanan cap jempol yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Politikus Partai Gerindra ini menyatakan apresiasinya atas upaya ini dalam meningkatkan akses pendidikan non-formal di daerah.

“Kami sangat mendukung program inovasi layanan cap jempol ini. Langkah ini sangat strategis untuk memastikan bahwa semua warga Kutai Timur memiliki kesempatan untuk meningkatkan pendidikan mereka, terutama melalui program Paket A, B, dan C,” ujar Yan dalam pernyataannya kepada wartawan pada Selasa, 21 Mei 2024.

Koleganya di Komisi D, Yuli Sappang juga menambahkan DPRD akan mengawal implementasi program ini. “Kami akan memastikan bahwa anggaran yang diperlukan untuk program ini tersedia dan digunakan secara efektif. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan Kutai Timur,” tegasnya.

Sedangkan Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Arfan menekankan pentingnya sosialisasi program ini ke seluruh pelosok daerah. “Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk melakukan sosialisasi yang masif, terutama di daerah-daerah terpencil. Semua warga harus tahu dan bisa memanfaatkan program ini,” paparnya.

Sebelumnya, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kutai Timur, Siti Robiah mengimbau para guru TK dan PAUD di Kecamatan Karangan dan seluruh di Kutai Timur untuk memanfaatkan serta mengedarkan inovasi layanan cap jempol. Program ini bertujuan untuk membantu warga belajar dalam pendidikan informal meraih ijazah Paket A, B, dan C.

Program cap jempol telah diluncurkan oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman pada tahun 2023. Program ini dibuat untuk memberikan layanan pendidikan dengan mendekati masyarakat, terutama dalam bidang kesetaraan.

Dengan dukungan penuh dari DPRD dan implementasi yang efektif dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur diharapkan inovasi layanan cap jempol dapat membangkitkan semangat pendidikan non-formal dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di Kutai Timur. (ADV-DPRD/Q)