Dispar Kukar Dinilai Berperan Besar Dukung Ekonomi Kreatif Kota Bangun

kaltimes.com
24 Jun 2025
Share
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Kecamatan Kota Bangun, Fery Sulistyo

Kaltimes.com – Perkembangan ekonomi kreatif (ekraf) di Kecamatan Kota Bangun mendapat dukungan penuh dari Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar). Dukungan ini dinilai sangat signifikan dalam mempercepat pertumbuhan berbagai subsektor ekraf, mulai dari pelatihan hingga pemberian ruang tampil di berbagai event.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Kecamatan Kota Bangun, Fery Sulistyo, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif Dispar Kukar dalam memfasilitasi pengembangan ekraf. Ia menyebutkan bahwa dinas tersebut telah memberikan peluang besar bagi pelaku seni di daerah untuk naik kelas.

“Dukungan Dispar Kukar sangat banyak dan sangat bagus. Contohnya, kita selalu mendapat kuota untuk talent yang sudah memiliki jam terbang, dan dalam beberapa tahun terakhir juga mendapat pelatihan dan sertifikasi,” jelas Fery.

Fery menambahkan bahwa setiap tahun, setidaknya dua pelaku ekraf dari Kota Bangun rutin mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Dispar Kukar. Pelatihan tersebut mencakup peningkatan keterampilan teknis maupun penguatan kapasitas manajerial bagi pelaku ekraf lokal.

“Jadi menurut saya, Dispar Kukar sangat membantu perkembangan ekraf di Kota Bangun,” tandasnya.

Bentuk dukungan lainnya juga terlihat dari penyediaan panggung-panggung event daerah yang memberikan kesempatan bagi seniman lokal untuk menunjukkan potensi mereka. Keberadaan program ini dinilai tidak hanya mendorong kreativitas, tetapi juga membangun jaringan antar komunitas kreatif di berbagai kecamatan.

Fery berharap sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas kreatif terus ditingkatkan. Ia menilai bahwa kolaborasi berkelanjutan sangat penting agar ekraf di Kota Bangun bisa berkembang secara mandiri dan berdaya saing.

Dukungan dari Dispar Kukar menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah serius mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas dan kearifan lokal, yang berkontribusi langsung terhadap pembangunan berkelanjutan di Kutai Kartanegara.(adv)