Biden Terus Pantau Konflik Suriah, Trump Menentang Keterlibatan AS

kaltimes.com
9 Des 2024
Share
Joe Biden dan Donald Trump di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat. (Foto: Al Drago/Pool/EPA-EFE/Shutterstock)

Kaltimes.com – Gedung Putih mengungkapkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden terus memantau dengan seksama situasi di Suriah, di mana pasukan pemberontak dilaporkan mulai mengepung ibu kota Damaskus.

Hal ini terjadi setelah kabar mengenai Presiden Suriah Bashar Al Assad yang dilaporkan melarikan diri, dengan pemberontak mengklaim telah menguasai kota tersebut.

Dilansir dari AFP, Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Sean Savett, menyatakan bahwa Biden dan timnya tetap memantau dengan cermat perkembangan di Suriah dan terus berkomunikasi dengan mitra-mitra regional terkait peristiwa tersebut.

Sementara itu, Presiden terpilih AS, Donald Trump, menanggapi dengan menentang keterlibatan AS lebih jauh dalam konflik ini.

Melalui platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa Suriah bukanlah urusan AS dan meminta agar negara tersebut tidak terlibat dalam konflik internalnya, yang dia sebut sebagai “bukan perjuangan kita.”

Komentar Trump ini muncul menjelang kunjungannya ke Prancis, di mana ia bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron, di sela-sela upacara pembukaan kembali Katedral Notre Dame.

Trump, yang dikenal dengan kebijakan isolasionisnya, menegaskan bahwa AS seharusnya tidak terlibat dalam perang di Suriah dan lebih baik membiarkan konflik tersebut berlanjut tanpa campur tangan luar.

Sementara itu, Rusia, yang selama ini melindungi Assad, dikatakan kini berada di posisi yang lebih lemah, dengan Trump menyebut bahwa Rusia mungkin terpaksa menarik diri dari Suriah.

Di tengah ketegangan ini, pemberontak dilaporkan sudah menguasai kota Homs dan sejumlah posisi strategis di Damaskus.

Sementara ribuan warga Suriah turun ke jalan untuk merayakan pembebasan tahanan politik dan menuntut berakhirnya pemerintahan Assad.

Para demonstran mengibarkan spanduk bertuliskan “Kebebasan” di tengah kekacauan yang melanda ibu kota tersebut. (net/ra)