Bau Busuk Belenggu Warga Berau, Relokasi TPA Jadi Keharusan

kaltimes.com
4 Okt 2024
Share
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bujangga di Jalan Sultan Agung telah menjadi keluhan panjang masyarakat.

Kaltimes.com – Masalah keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bujangga di Jalan Sultan Agung telah menjadi keluhan panjang masyarakat Berau.

Anggota DPRD Berau, Arman Nofriansyah, kembali menegaskan bahwa pemindahan TPA ini bukan lagi sekadar usulan, melainkan keharusan mendesak.

“Karena kita tahu prosesnya lama, tidak semudah membalikan telapak tangan, oleh karena itu harus dimulai dari sekarang, pemindahan TPA itu bukan sunnah lagi, tetapi wajib hukumnya,” tegas Arman.

Bau busuk yang kerap mengganggu warga sekitar TPA semakin menjadi masalah serius, apalagi dengan rencana pembangunan rumah sakit di dekatnya. Kombinasi antara limbah medis dan sampah rumah tangga dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

“Kalau itu (TPA) tidak dipindah, rumah sakit itu tidak bisa beroperasi, tidak boleh karena jaraknya yang berdekatan,” tandasnya.

Terlebih saat musim hujan, aroma tak sedap itu selalu muncul dan sangat mengganggu masyarakat yang bermukim di sekitarnya.

“Jujur saja ini aspirasi sudah lama, bahkan setiap reses di wilayah Bedungun, aspirasi ini muncul, dan pasti usai menerima aspirasi itu, saya berkewajiban menyampaikan kepada pemerintah daerah, tetapi belum ada pergerakan kelihatannya,” ungkap Politisi PKB ini.

Oleh karena itu Pemerintah Daerah diharap dapat segera segera mencari solusi terbaik. Misalnya pemindahan lokasi TPA dari yang saat ini ditempati. Inya berharap terdapat solusi alternatif yang dapat diberikan untuk pengelolaan sampah tersebut.

“Harus ada tindakan dari Pemkab , terutama soal pengelolaan sampah di TPA. Memang baunya sangat menyengat sekali, saya waktu ke bandara juga lewat jalur sana dan bau tidak sedap ini tercium sampai ke jalanan,” ujarnya.

Dengan volume sampah kurang lebih 70 ton per-hari itu sangatlah tidak efektif jika lokasinya dekat dengan permukiman. Letak lokasi dinilai sudah tidak sesuai lagi jika berdekatan dengan pemukiman.

“Saya dengar bahwa volume sampah setiap harinya mengalami peningkatan, maka dari itu harus ada tindakan dari Pemkab Berau dan instansi yang menangani agar tidak ada penumpukan,” ungkapnya.

Permasalahan di TPA Bujangga di Jalan Sultan Agung semakin kompleks. Selain penumpukan sampah akibat kerusakan alat berat, rencana pembangunan RSUD tipe B di dekat lokasi semakin mendesak perlunya relokasi. Proses pemindahan TPA memang membutuhkan waktu, namun penundaan hanya akan memperparah masalah dan mengancam kesehatan masyarakat. (adv/tim)

Editor: Tirta Wahyuda