Belajar dari Rumah, Webinar Jadi Pilihan Utama 55 Persen Peserta Prakerja

kaltimes.com
6 Jul 2025
Share

DI TENGAH keterbatasan akses dan kebutuhan akan fleksibilitas, ribuan peserta Kartu Prakerja memilih jalur pembelajaran yang mudah diakses dan efisien. Dalam proses meningkatkan keterampilan, mereka lebih banyak menjatuhkan pilihan pada pelatihan berbasis webinar.

Program Kartu Prakerja sendiri merupakan inisiatif Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja di Indonesia. Dilansir dari GoodStats, Kartu Prakerja adalah program Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja. Tiga metode pelatihan ditawarkan: webinar interaktif bersama instruktur, pembelajaran mandiri berbasis video, dan pelatihan luring tatap muka. Webinar menjadi favorit karena kombinasi fleksibilitas dan interaktivitas yang ditawarkannya.

Data Statistik Program Kerja 2024 mencatat bahwa mayoritas peserta Prakerja memilih pelatihan berbasis webinar, dengan jumlah mencapai 3.636 orang atau sekitar 55,5 persen. Pembelajaran mandiri menempati posisi kedua dengan 2.690 peserta (41,1 persen). Sedangkan pelatihan tatap muka atau luring hanya diikuti oleh 222 peserta (3,4 persen). Pola ini menunjukkan tingginya minat terhadap metode pelatihan yang fleksibel dan mudah diakses, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu atau mobilitas.

Meski banyak peserta terbantu, sejumlah pihak menyoroti efektivitas program ini. Ekonom UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilai Prakerja perlu dievaluasi dan diarahkan menjadi pelatihan kerja berbasis industri yang menyasar UMKM. Ia menilai program ini masih menghadapi persoalan sasaran, ketergantungan peserta, dan beban biaya operasional yang besar.

Tingginya minat peserta pada pelatihan webinar menegaskan kebutuhan akan sistem pembelajaran yang fleksibel dan mudah diakses. Namun di sisi lain, efektivitas dan dampak jangka panjang dari program Prakerja tetap perlu dikaji agar investasi negara benar-benar berujung pada peningkatan kualitas tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat secara nyata.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin