Bukan Sekadar Teknologi, AI Kini Jadi Strategi Bisnis Utama di Indonesia

kaltimes.com
29 Jun 2025
Share

KECERDASAN buatan tak lagi jadi topik masa depan. Ia akan segera mengubah cara kerja manusia. Bagi para pemimpin bisnis di Indonesia, AI bukan sekadar alat bantu, tapi mitra kerja baru yang harus dipersiapkan dari sekarang.

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) merupakan sistem teknologi yang dirancang untuk meniru kecerdasan manusia. AI mampu menalar, merencanakan dan mengambil keputusan. AI juga dapat menyelesaikan tugas secara mandiri. Di dunia kerja, AI telah dimanfaatkan untuk menganalisis data, mempercepat proses bisnis, hingga membangun kolaborasi antara mesin dan manusia dalam satu ekosistem kerja yang dinamis.

Menurut survei Microsoft yang dilakukan pada Februari hingga Maret 2025, mayoritas pemimpin bisnis di Indonesia telah bersiap menghadapi transformasi ini. Sebanyak 69 persen responden menyatakan tim mereka akan menjalankan tugas baru berupa melatih agen AI.

Sementara itu, 63 persen lainnya berencana membangun sistem multi-agen AI yang dapat menangani berbagai tugas kompleks secara simultan. Ada pula 58 persen yang fokus mengelola agen AI secara langsung. Terakhir terdapat 48 persen menyatakan akan memanfaatkan teknologi ini untuk merancang ulang alur kerja di perusahaan mereka.

Temuan ini menunjukkan bahwa para pelaku usaha tidak tinggal diam dalam menghadapi gelombang otomatisasi cerdas. Dengan strategi, investasi, dan pola pikir yang tepat, kolaborasi antara manusia dan AI diyakini dapat menciptakan cara kerja yang lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih berdampak. Masa depan dunia kerja bukan tentang menggantikan manusia, melainkan membentuk peran baru bersama agen digital yang bisa membawa terobosan nyata di berbagai sektor.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin