Raja Langit Indonesia: Garuda Jadi Favorit, Citilink dan Lion Air Menyusul

kaltimes.com
23 Jun 2025
Share

BAGI sebagian orang, naik pesawat bukan cuma soal berpindah tempat tapi soal rasa aman, nyaman dan dilayani dengan baik. Itulah mengapa maskapai favorit punya tempat istimewa di hati penumpangnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan Jakpat pada November 2022 dengan 396 responden, Garuda Indonesia menempati posisi teratas sebagai maskapai paling diminati dengan persentase pilihan sebesar 74,7 persen. Keunggulan Garuda Indonesia dalam hal pelayanan dan reputasi membuatnya menjadi favorit jelas di mata penumpang. Di posisi kedua, Citilink mendapatkan preferensi 39,1 persen, menjadi alternatif populer bagi penumpang yang mencari penerbangan dengan harga lebih terjangkau namun tetap andal.(Top 7 Maskapai Penerbangan Indonesia – Jakpat Responden Info, JakPat, 2022)

Lion Air berada di posisi ketiga dengan persentase 29,8 persen. Maskapai ini dikenal luas sebagai pilihan utama untuk rute domestik yang luas dan harga kompetitif. Tak jauh berbeda, Batik Air juga mendapat tempat di hati penumpang dengan persentase 29,3 persen, menawarkan kenyamanan kelas bisnis dengan tarif yang bersaing. 

AirAsia dipilih oleh 26,8 persen responden. Maskapai ini menjadi favorit para traveler yang mencari penerbangan hemat di kawasan Asia Tenggara.

Sriwijaya Air meraih 20,5 persen suara, menandakan kepercayaan penumpang terhadap maskapai ini meski menghadapi tantangan beberapa waktu lalu. Terakhir, Super Air Jet masuk dalam daftar dengan 11,4 persen, sebagai pemain baru yang mulai dikenal di pasar penerbangan Indonesia.

Dari data tersebut terlihat jelas bahwa Garuda Indonesia masih menjadi raja di langit Indonesia. Namun maskapai lain juga berhasil mengukir tempat tersendiri di hati penumpang. Pilihan maskapai tentu sangat bergantung pada kebutuhan, anggaran dan preferensi kenyamanan masing-masing. Dengan persaingan yang terus meningkat, penumpang kini memiliki banyak opsi untuk terbang dengan pengalaman yang sesuai harapan mereka.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin