Kaltimes.com – Aipda Kiswanto, Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang, gugur saat bertugas mengungkap kasus penyalahgunaan BBM ilegal di Paser, Kalimantan Timur. Ia dianiaya oleh dua pelaku, IN dan SA.
“Betul, anggota kami sedang melakukan upaya penegakan hukum terhadap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, dan saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Polres Paser.” ungkap Kapolres Paser, Akbp Novy.
Kiswanto dan dua anggota lainnya menemukan mobil bak terbuka yang mengangkut BBM ilegal.
Saat pemeriksaan, pelaku melawan dan memukuli Kiswanto hingga mengalami luka kepala.
“Kami kehilangan seorang anggota terbaik yang gugur saat menjalankan tugas mulia dalam menegakkan hukum dan melindungi kepentingan negara,” kata Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Nanang Avianto.
Kiswanto meninggal setelah mendapat perawatan medis di Puskesmas Muara Komam.
Ia dimakamkan di Desa Trepen, Lamongan, Jawa Timur, dan menerima kenaikan pangkat luar biasa menjadi Aiptu Anumerta.
Polisi menyita mobil bak terbuka dan 15 jerigen BBM pertalite sebagai barang bukti.
Hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa salah satu pelaku, IN, mengkonsumsi 10 butir pil Dextro sebelum melakukan penganiayaan.
“Kami memastikan bahwa proses hukum terhadap pelaku akan berjalan adil dan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.” pungkas Irjen Nanang Avianto. (net/ra)