Kaltimes.com – Paspampres membantah tuduhan mengusir jemaah salat Jumat untuk memberi tempat bagi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Masjid Raya Baiturrahman Semarang.
Wakil Komandan Paspampres, Brigjen TNI Marinir Samson Sitohang, menjelaskan bahwa anggota Paspampres hanya merapikan dan merapatkan saf.
“Kalau yang di Semarang jadi begini, sebenarnya itu tidak penggeseran, apalagi pengusiran. Itu anggota saya hanya merapikan dan merapatkan saf,” kata Samson.
Samson menegaskan bahwa sosok yang bergeser adalah anggota Paspampres sendiri, bukan masyarakat setempat.
Hal ini merupakan prosedur tetap Paspampres untuk melakukan pengamanan kepada Wakil Presiden.
Gibran menekankan pentingnya humanisasi kepada masyarakat.
“Kita punya protap sendiri, apalagi Bapak Wapres itu selalu menekankan kepada kita untuk selalu humanis pada masyarakat,” tambah Samson. (net/ra)