Kaltimes.com – Seorang murid remaja melakukan penembakan di Abundant Life Christian School, Wisconsin, Amerika Serikat.
Dikutip dari AFP, kasus penembakan ini menewaskan dua orang dan melukai beberapa lainnya.
Kepala Polisi Madison, Shon Barnes, mengkonfirmasi bahwa seorang guru dan murid remaja menjadi korban jiwa.
“Ini adalah hari yang berat, ada anak dari seseorang yang meninggal dunia,” kata Barnes.
Dua murid masih dirawat karena kritis, dan empat orang lainnya dibawa ke rumah sakit karena luka berat.
Sebuah pistol ditemukan di lokasi, dan keluarga terduga pelaku berkooperasi dengan pihak kepolisian.
Presiden AS, Joe Biden, mengutuk keras peristiwa ini sebagai “mengejutkan dan tak masuk akal.”
Ia mendorong Kongres untuk mengambil tindakan atas pembatasan penggunaan senjata api.
“Kita harus meminta kongres untuk beraksi, sekarang,” kata Biden.
Gubernur Wisconsin, Tony Evers, mengucapkan rasa duka atas penembakan ini.
“Kita berdoa untuk anak-anak, pendidik, dan semua komunitas Abundant Life,” ucap Evers.
Peristiwa ini menjadi penembakan massal ke-487 di AS tahun ini, dengan 15.998 korban jiwa akibat senjata api. (net/ra)