Kaltimes.com – Presiden Prabowo Subianto menyoroti biaya politik Pilkada yang tidak efisien dan membebani calon kepala daerah.
Menurutnya, sistem pemilu perlu perbaikan untuk menghemat biaya dan meningkatkan efisiensi.
“Kita harus perbaiki sistem kita. Biaya politik yang mahal membuat calon kepala daerah lesu,” kata Prabowo saat merayakan HUT ke-60 Partai Golkar.
Prabowo mencontohkan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan India yang memiliki sistem pemilu efisien.
Ia mengusulkan penghematan biaya untuk pendidikan, infrastruktur, dan kesejahteraan rakyat.
“Sistem politik kita harus diperbaiki. Mari kita berpikir bersama,” tegasnya. (net/ra)