Kaltimes.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai negara pengguna Artificial Intelligence (AI) terbanyak di dunia.
Menurut data dari Writer Buddy, Indonesia mencatatkan 1,4 miliar kunjungan ke platform-platform AI, berada di bawah dari Amerika Serikat (5,5 miliar) dan India (2,1 miliar).
“Indonesia menunjukkan peringkat ketiga sebagai pengguna AI terbanyak di dunia,” kata Meutya saat berkunjung ke Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Meutya menekankan pentingnya adaptasi dengan AI.
“AI bukan menggantikan pekerjaan manusia, tapi memperbesar dampak dan kemanfaatan kita. Manusia harus mampu beradaptasi dengan kemajuan AI,” ujarnya.
Lebih lanjut, Meutya menyoroti pentingnya berpikir kritis dalam memanfaatkan AI.
“Kunci keberhasilan adalah critical thinking dan kemampuan bertanya yang tepat,” pungkasnya. (net/ra)