Kaltimes.com – Ketua KPK Nawawi Pomolango mengungkapkan adanya ratusan pejabat negara yang tidak jujur dalam mengisi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), meskipun mereka telah memenuhi kewajiban pelaporan.
Dalam seminar Hari Anti Korupsi Sedunia 2024, Nawawi menegaskan bahwa ketidaksesuaian laporan tersebut sangat mencolok.
“Tadi juga di dalam peringatan Hakordia kami mengingatkan pemerintah bahwa pelaporan LHKPN memang sudah sangat tinggi, tapi pengisiannya tidak sesuai kenyataan,” ujarnya.
Kasus besar, seperti yang melibatkan mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo, terungkap berkat ketidakakuratan dalam pengisian LHKPN.
“Kami menemukan banyak LHKPN pejabat yang isinya tidak sesuai dengan kenyataan, bahkan lebih banyak yang abal-abal daripada yang benar,” tambah Nawawi.
KPK meminta agar pejabat negara lebih teliti dalam melaporkan kekayaan mereka untuk mencegah tindak pidana korupsi yang lebih besar.
KPK juga mengingatkan pentingnya akurasi dalam setiap laporan yang diajukan, baik itu untuk lembaga pemerintahan atau instansi lainnya, untuk menjaga integritas dan mencegah terjadinya korupsi lebih lanjut. (net/ra)