Pemberontak Kuasai Damaskus, Presiden Assad Melarikan Diri

kaltimes.com
9 Des 2024
Share
Masyarakat merayakan tumbangnya Presiden Assad, di Umayyad Square, Damaskus. (Foto: Louai Beshara/AFP)

Kaltimes.com – Suriah sedang berada dalam pergejolakan besar setelah kelompok pemberontak menguasai ibu kota, Damaskus, dan mendeklarasikan dimulainya era baru tanpa Presiden Bashar al-Assad.

Dalam pernyataan yang disiarkan, pemberontak menyatakan bahwa mereka telah “membebaskan” Damaskus dan menegaskan bahwa “tirani Bashar al-Assad telah berakhir.”

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Assad, yang telah memimpin Suriah sejak tahun 2000, kabarnya telah melarikan diri dari ibu kota.

Laporan lainnya menyebutkan bahwa penerbangan terakhir yang meninggalkan Damaskus hilang dari radar, menambah spekulasi tentang keberadaannya.

Sebelumnya, Assad tidak muncul di hadapan publik selama beberapa hari, yang semakin memicu ketegangan di dalam negeri.

Pemberontak yang kini menguasai Damaskus juga merobohkan patung-patung Assad yang tersebar di berbagai lokasi strategis sebagai simbol berakhirnya era kepemimpinan diktator tersebut.

Langkah ini semakin memperburuk ketegangan politik di negara yang sudah bergejolak akibat konflik berkepanjangan.

Selain itu, kelompok pemberontak juga mengklaim bahwa Damaskus telah sepenuhnya bebas dari kekuasaan Assad, dengan kota Homs yang sebelumnya sudah mereka kuasai. (ne/ra)